Semifinal Euro 2020 Italia vs Spanyol: Duel Para Gladiator Melawan Matador

- Selasa, 06 Juli 2021 01:00 WIB

digtara.com – Italia akan menghadapi Spanyol pada semifinal EURO 2021 di Stadion Wembley, London, Rabu (07/07/2021). Laga 4 besar ini dapat disaksikan melalui siaran langsung RCTI dan live streaming di Mola TV pukul 02.00 WIB.

Tim Italia sudah menunjukkan kemapanan. Bahkan sejak sebelum Euro 2020 digelar, para ‘gladiator’ (mengacu pada histori petarung dari kekaisaran Romawi,red) sudah on fire.

Sebaliknya, para Matador Spanyol terseok-seok menemukan kembali jati dirinya setelah era keemasannya menyurut pasca juara Piala Dunia 2010 dan juara Euro 2012 silam.

Jelang laga nanti, pukulan telak harus diterima oleh Italia. Leonardo Spinazzola yang bermain luar biasa sepanjang turnamen harus absen karena mengalami cedera tendon yang cukup parah kala melawan Belgia di fase 8 besar.

Bukan hanya tidak memperkuat Timnas Italia untuk semifinal EURO 2021 kontra Spanyol, namun bek AS Roma itu diperkirakan akan menepi dari lapangan hijau hingga 6 bulan ke depan.

Kehilangan Spinazzola tentu berpengaruh bagi skuad asuhan Roberto Mancini. Kolaborasinya dengan Lorenzo Insigne di sisi kiri permainan Italia kerap merepotkan pertahanan lawan. Bahkan, Spinazzola 2 kali menyabet gelar man of the match sepanjang EURO 2021 ini.

“Saya tentu sangat sedih dengan apa yang dialami Spina. Ia pemain penting di tim ini, terlebih karena kami semua merasa sebagai saudara. Sangat tidak menyenangkan ketika kamu kehilangan saudaramu dalam kondisi seperti itu,” terang penyerang Italia, Federico Chiesa.

Pengganti Spinazzola

Tanpa Spinazzola, pelatih Roberto Mancini sebenarnya masih punya Emerson Palmieri yang juga bisa diandalkan di sektor bek kiri. Bek milik Chelsea itu pun juga sudah menjalani pemanasan yang cukup jelang laga semifinal nanti. Total, Emerson telah mendapatkan 100 menit bermain di EURO 2021.

Selama 90 menit penuh ia mainkan saat berhadapan dengan Wales, sedangkan 10 menit lain saat menggantikan Spinazzola di laga kontra Belgia.

Selain itu, Mancini kerap memberlakukan rotasi selama EURO 2021. Dari 26 pemain yang dibawa, 25 di antaranya sudah mendapatkan menit bermain. Hanya kiper ketiga yakni Alex Meret yang belum pernah merasakan bermain sejauh ini.

Namun hal itu bisa dimaklumi mengingat penjaga gawang merupakan posisi yang paling jarang mendapatkan rotasi di sebuah turnamen singkat seperti ini.

Hal berbeda terjadi di 3 semifinalis lain yakni Spanyol, Inggris, dan Denmark. Masing-masing dari ketiganya sejauh ini baru menggunakan 21 pemain saja. Artinya, ada sekitar 5 pemain yang belum mendapatkan menit bermain di EURO 2021.

Maka, kualitas pemain yang dibawa oleh Mancini ke EURO 2021 boleh dibilang lebih merata ketimbang tim lain. Bahkan pemain pelapis seperti Matteo Pessina dan Manuel Locatelli sudah unjuk aksi. Keduanya telah mencetak 2 gol dan bisa menambah pilihan di lini tengah Italia.

Pemain lain seperti Giovanni Di Lorenzo pun tak demam panggung ketika menggantikan Alessandro Florenzi yang mengalami cedera. Demikian juga dengan Domenico Berardi, Alessandro Bastoni, maupun Rafael Toloi yang bermain apik ketika diberi kesempatan berlaga.

Kerja Keras Spanyol

Spanyol sudah dua kali beruntun main hingga extra time untuk menaklukkan lawan-lawannya. Anak-anak asuh Luis Enrique menumbangkan Kroasia 5-3 lewat gol-gol Pablo Sarabia, Cesar Azpilicueta. Ferran Torres, Alvaro Morata, dan Mikel Oyarzabal.

Setelah itu, extra time saja tak cukup bagi La Furia Roja untuk menyingkirkan Swiss, dan laga harus berlanjut ke adu penalti, di mana penalti penentu kemenangan dicetak oleh Oyarzabal.

Ini akan menjadi kali keempat secara beruntun Italia dan Spanyol bertemu di fase gugur Piala Eropa. Sebelumnya, mereka berjumpa di perempat final Euro 2008, final Euro 2012, dan babak 16 besar Euro 2016. Spanyol menang adu penalti di 2008 serta menang telak 4-0 di final 2012, dan Italia membalasnya dengan kemenangan 2-0 di edisi 2016.

Italia masih sempurna di Euro 2020, dengan 15 kemenangan dari 15 pertandingan sejak babak kualifikasi. Italia juga tak terkalahkan dalam 32 pertandingan terakhir. Sementara itu, Spanyol punya catatan bagus, yakni selalu tembus sampai final dan keluar sebagai juara setiap kali lolos dari perempat final turnamen ini (Euro 2008, Euro 2012).

Kedua tim memiliki motivasi yang kuat untuk memenangkan laga ini. Mampukah para gladiator Italia mengatasi perlawanan tim Matador Spanyol? Kita nantikan saja hasilnya. (*)

Prakiraan FormasiItalia (4-3-3): Donnarumma; Emerson, Chiellini, Bonucci, Di Lorenzo; Barella, Jorginho, Verratti; Insigne, Immobile, Chiesa. Pelatih: Roberto Mancini.

Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Alba, Pau Torres, Laporte, Azpilicueta; Pedri, Busquets; Koke; Olmo, Morata, Ferran Torres. Pelatih: Luis Enrique.

Head2Head03-09-2017 Spanyol 3-0 Italia07-10-2016 Italia 1-1 Spanyol27-06-2016 Italia 2-0 Spanyol25-03-2016 Italia 1-1 Spanyol06-03-2014 Spanyol 1-0 Italia

5 Laga TerakhirItalia12-06-21 Turki 0-3 Italia17-06-21 Italia 3-0 Swiss20-06-21 Italia 1-0 Wales27-06-21 Italia 2-1 Austria03-07-21 Belgia 1-2 Italia

Spanyol15-06-21 Spanyol 0-0 Swedia20-06-21 Spanyol 1-1 Polandia23-06-21 Slovakia 0-5 Spanyol28-06-21 Kroasia 3-5 Spanyol02-07-21 Swiss 1-1 Spanyol

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026, Taklukkan Real Madrid 3-2 di Final El Clasico

Berita

Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Resmi Ditutup

Berita

Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata

Berita

Hari Ke-14, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah

Berita

Lagi, Tim SAR Gabungan Perpanjang Dua Hari Pencarian Satu WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Berita

Kedubes Spanyol Minta Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Manggarai Barat Diperpanjang