digtara.com – Pondok Pesantren binaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Desa Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) disatroni kawanan maling. Pondok Pesantren Binaan BNPT di Sumut Dibobol Kawanan Maling
Akibatnya, bantuan dari Kabareskrim Komjen Pol Agus Andrianto saat menjabat sebagai Kapolda Sumut tahun 2018 dan mantan Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius raib dibawa kabur.
“Barang-barang yang dibawa kabur satu unit kipas angin, satu laptop, satu pintu besi, satu dispenser dan lima kursi belajar,” kata Pendiri Pondok Pesantren Al Hidayah, Khairul Ghazali, Rabu (18/8/2021).
Ghazali mengungkapkan pencurian itu bukan yang pertama kali terjadi. Peristiwa yang sama juga pernah terjadi pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2021.
“Pesantren Al Hidayah juga dimasuki maling dan dijarah barang- barang seperti empat unit kipas angin remote control dan satu buah mesin air,” sebut mantan terpidana kasus terorisme itu.
Pencurian kali ini, para pelaku menyatroni Gedung Galeri Perdamaian yang dibangun Kapolda Sumut pada tahun 2018.
“Gedung Galeri Perdamaian dibangun bapak Agus Andrianto dan bantuan dari bapak Suhardi Alius,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan rasa kecewa dengan penanganan kasus pencurian terjadi di pondok pesantren itu. Pasalnya, sudah berulang kali pondok pesantrennya dibobol maling.
Namun, pelakunya belum juga tertangkap dan terungkap. Padahal peristiwa itu, pihaknya sudah membuat laporan ke Polsek setempat.
“Semua kejadian sudah dilaporkan ke Polsek setempat. Tapi pelakunya belum berhasil ditangkap juga,” tandasnya.
Diketahui, Pondok Pesantren ini merupakan binaan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Seluruh santrinya merupakan anak mantan terpidana terorisme yang diasuh dan dibimbing juga oleh mantan terpidana terorisme seperti dilansir dari suara.com—jaringan digtara.com.
[ya]Â Pondok Pesantren Binaan BNPT di Sumut Dibobol Kawanan Maling