Ketika Umroh, Jokowi Dipersilakan Masuk ke Dalam Ka’bah

Redaksi - Senin, 15 April 2019 08:16 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201904/jokowi-Umroh.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | JAKARTA – Video Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasuki ka’bah viral di media sosial. Jokowi yang tengah melaksanakan ibadah umroh bersama istri, Iriana Joko Widodo dan dua anaknya Kaesang Pengarep dan Gibran Rakabuming Raka dipersilakan masuk oleh Kakbah oleh Kerajaan Arab Saudi.

Dari video yang sebar oleh Komisaris Utama PT Adhi Karya, Fadjroel Rachman, Jokowi tampak masuk ke dalam kakbah saat menjalankan ibadah umrah.

“Presiden @jokowi dan keluarga melaksanakan umroh dan diberikan kesempatan memasuki Kabah. Alhamdulillah, Insya Allah semua doanya dikabulkan Allah SWT termasuk doa untuk kemakmuran, kemajuan, dan perdamaian seluruh Rakyat Indonesia,” jelas Fadjroel dalam akun Twitternya.

Presiden @jokowi dan keluarga melaksanakan umroh dan diberikan kesempatan memasuki Kabah. Alhamdulillah, Insya Allah semua doanya dikabulkan Allah SWT termasuk doa untuk kemakmuran, kemajuan, dan perdamaian seluruh Rakyat Indonesia ~ FR #PresidenJokowiRajaSalman #JokowiMasukKabah

Beragam reaksi pun dikeluarkan netizen, beberapa menyampaikan rasa syukur mereka dan mendoakan agar ibadah Joko Widodo bisa diterima pulang membawa kebaikan ke Tanah Air.

“Semoga Allah senantiasa merahmati pak Jokowi sekeluarga dan seluruh rakyat Indonesia. Aamiin,” jelas @irfanbinmansyur.

Namun, nada sindiran pun tak jarang keluar di media sosial, Ketua DPP PKS, Mardani Ali menyindir pihak yang “memaksa” Raja Arab untuk bisa memasuki Kakbah hanya demi elektabilitas di Pemilu.

“Maksa-maksa minta ke raja untuk bisa masuk Kabah, membawa full tim media bersiap publikasi. Hanya satu alasan utamanya elektabilitas. Ada yg seperti ini? Ada,” jelas Mardani dalam akun Twitternya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Sudah 3 Orang Jamaah Haji Asal Sumut Meninggal di Tanah Suci

Berita

Syok Jantung, Jamaah Haji Aceh Meninggal di Mekkah

Berita

Menag Ingatkan Calon Haji Fokus Ibadah di Tanah Suci

Berita

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Berita

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Berita

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya