digtara.com – Dirkrimsus Polda Sumut Kombes John Charles Nababan enggan berkomentar terkait tewasnya 12 orang emak-emak akibat tertimbun longsor saat mencari emas di Kabupaten Madina.
Digtara.com mencoba mengkonfirmasi Kombes John Nababan dari kemaren hingga sekarang belum ada respon.
Digtara.com mencoba untuk menghubungi John melalu telepon seluler hingga pesan aplikasi whatsapp namun tidak ada jawaba hingga sekarang.
Baca: Pasca 12 Penambang Tewas di Madina, BEM Nusantara Minta Evaluasi Kinerja Dirkrimsus Polda Sumut
Konfirmasi digtara.com berkaitan dengan update tambang emas di Kabupaten Madina yang merenggut 12 orang korban jiwa
12 orang emak-emak tersebut tewas ketika mencari butiran emas di Desa Bandar Limabung Kecamatan Linggabayu.
Baca: Tambang Emas Longsor Makan Korban, Walhi: Ada Mafia Bermain, Madina Dalam Ancaman Bencana Besar
Sebelumnya Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, pihaknya sudah terbang ke Madina untuk melakukan penyelidikan.
“Pihak Ditkrimum, Ditkrimsus dan Forensik sudah menuju kesana untuk melakukan penyelidikan,” ucapnya kepada wartawan, Jumat (29/4/2022).
Hadi menambahkan, untuk hasil awal temuan Polda Sumut terkait tambang tersebut, dirinya belum bisa membeberkan secara langsung.
“Tim masih bekerja, mohon waktunya,” ucapnya lagi.
Dirkrimsus Polda Sumut Enggan Berkomentar Terkait 12 Orang Emak-emak Yang Tewas Tertimbun Longsor di Madina