Waduh! Lagi Asyik Makan, Warga di Belu Temukan Potongan Jari Manusia dalam Lauk

Imanuel Lodja - Jumat, 09 Desember 2022 12:11 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/202212/IMG-20221209-WA0008.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com – Warga di Kabupaten Belu, NTT dihebohkan dengan penemuan potongan jari manusia pada makanan, Kamis (8/12/2022) siang.

Potongan jari manusia pada makanan ini ditemukan warga Dusun Lamasi, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Kapolsek Tasifeto Timur, Ipda Mahrim yang dikonfirmasi Jumat (9/12/2022) malam membenarkan kejadian ini.

Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polsek Tasifeto Timur oleh Petrus Watu (30), warga Dusun Umafatik, Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Belu.

Baca: Kunjungi Polres Perbatasan, Kapolda NTT Apresiasi Polres Belu Selesaikan Konflik Sosial dengan Baik

Dalam laporannya, Petrus Watu menyebutkan kalau awalnya Dion Klau, warga Dusun Umafatik, dan Isto Foa, warga Dusun Baulenu, Desa Manleten membeli lauk sayur lodeh tahu di warung makan Albarka milik Yanti Kumala Dewi di Dusun Baulenu, Desa Manleten.

Sayur lodeh tahu dibeli untuk lauk makan siang.

Selanjutnya Dion Klau dan Isto Foa membawa pulang lauk tersebut untuk makan.

Setelah Dion dan Isto selesai makan, mereka menyisahkan sedikit lauk untuk Petrus.

Baca: Sukses dalam Tugas Sebelumnya, Brimob NTT Kembali Ditunjuk Jadi Satgas Damai Cartenz

Di saat Petrus membelah isi lauk tahu di sayur lodeh, Petrus kaget karena melihat sepotong daging ujung jari kuku manusia terlihat di dalam isi tahu tersebut.

Mengetahui hal tersebut, Petrus pun memberitahukan pada Dion dan Isto kemudian dilaporkan ke polisi.

Mereka juga membawa barang bukti sisa sayur lodeh tahu dan potongan jari manusia.

Pasca menerima laporan polisi, aparat Polsek Tasifeto Timur mendatangi lokasi kejadian dan mempertemukan kedua belah pihak.

Polisi juga memeriksa sejumlah saksi terkait laporan kasus ini.

Baca: Pengusaha dan Oknum Anggota Polres Belu Diduga Bermain Judi di Timor Leste

“Kita masih dalami kasusnya. Kasusnya sudah dilaporkan ke Polsek,” ujar Kapolsek Tasifeto Timur, Ipda Mahrim.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Djafar Alkatiri, SH yang dikonfirmasi Jumat (9/12/2022) malam membenarkan kalau potongan jari yang ditemukan dalam makanan adalah jari manusia.

Polisi pun berkoordinasi dengan pihak kedokteran untuk memeriksa dan memastikan potongan jari dalam makanan ini.

Hasilnya, ternyata potongan jari tersebut adalah potongan jari manusia.

“Kanit Reskrim Polsek Tasifeto Timur sudah melakukan koordinasi dengan pihak kedokteran dan hasil identifikasi diketahui bahwa itu (benar) potongan bagian jari manusia,” tandas mantan Kapolsek Kota Waingapu, Polres Sumba Timur ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Waduh! Lagi Asyik Makan, Warga di Belu Temukan Potongan Jari Manusia dalam Lauk

Editor
: Arie

Tag:
NTT

Berita Terkait

Berita

Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses

Berita

Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang

Berita

1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu

Berita

Warga Antusias Beli Sembako, Kapolda NTT Tinjau Gerakan Pangan Murah di Polresta Kupang Kota

Berita

Kapolres Nagekeo Salurkan Bantuan Kapolda NTT kepada Siswa SDI Mauponggo

Berita

Polda NTT Punya Rumah Bahagia Sebagai Pusat Pemulihan Mental Bagi Semua Pihak