Digtara.com | JAKARTA -Â Saat bertemu Presiden Joko Widodo di mana 61 tokoh dari Papua dan Papua Barat di Istana Negara, Jakarta. Dalam pertemuan itu, para tokoh yang terdiri dari pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga para mahasiswa menyampaikan sembilan permintaan kepada pemerintah pusat.
Berikut daftarnya:
1.Pemekaran provinsi 5 wilayah di provinsi Papua dan Papua Barat2.Pembentukan Badan Nasional Urusan Tanah Papua3.Penempatan pejabat eselon 1 dan eselon 2 di Kementerian dan Lembaga4.Pembangunan asrama nusantara untuk mahasiswa Papua di seluruh kota dan menjamin keamanan mahasiswa Papua5.Usulan revisi UU otonomi khusus dalam prolegnas dalam 20206.Menerbitkan Inpres untuk pengangkatan ASN Honorer di tanah papua7.Percepatan palapa ring timur papua.8.Membentuk lembaga adat perempuan dan anak Papua9.Membangun Istana Presiden RI di Ibu Kota Provinsi Papua, Jayapura
Menanggapi permintaan itu, untuk sebagian poin Jokowi mengaku akan mengkajinya. Namun ada juga yang langsung ia setujui seperti pembangunan Istana Presiden di Papua.
Dalam pertemuan ini, Jokowi didampingi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Staf Khusus Presiden untuk Papua Lenis Kogoya.
Adapun pertemuan ini sudah direncanakan Jokowi sejak aksi protes yang berujung kericuhan pecah di sejumlah wilayah di Papua bulan Agustus lalu. Aksi protes itu dipicu oleh perlakuan persekusi dan rasisme terhadap Mahasiswa Papua yang berada di Surabaya dan Malang.[kompas]