Satu keluarga Tewas Bersimbah Darah Dibunuh Secara Keji

Redaksi - Minggu, 13 Januari 2019 12:03 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201901/pembunuhan_665_374.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | BENGKULU – Satu keluarga di Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Rejanglebong, Bengkulu, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya. Ketiga korban tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.

Ketiga korban adalah Hasnatul Laili alias Lili (35) serta dua anaknya, Melan Miranda (16) dan Cika Ramadani (10). Mereka ditemukan pada Sabtu, 12 Januari.

“Korban satu keluarga, ibu dan dua anaknya,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo Minggu, (13/1/2019).

Dedi menjelaskan, korban pertama ditemukan oleh seorang saksi bernama Jumadi. Pada saat itu, saksi hendak mengantarkan pisang yang telah dijanjikan kepada korban.

Namun, sesampainya di rumah korban, saksi melihat mobil Suzuki APV warna gold ingin keluar rumah. Saksi pun belum menyadari jika yang membawa kendaraan milik korban adalah diduga pelaku pencurian dan pembunuhan.

Pada saat itu, saksi berpikir jika yang membawa mobil korban adalah korban yang biasa pergi ke pasar untuk berjualan. Saksi pun kembali ke rumahnya.

“Kemudian saksi merasa ada kejanggalan di rumah korban dan saksi menghubungi korban dari pagi sekira pukul 10.00 WIB sampai dengan sore sekira pukul 16.00 WIB namun tak ada jawaban,” katanya.

Lantas, saksi mendatangi rumah korban pada pukul 16.30 WIB, dan mempunyai pikiran bahwa telah terjadi sesuatu yang menimpa korban dan akhirnya korban meminta bantuan dengan adik korban untuk melihat korban dan masuk lewat pintu belakang.

Saksi beserta adik korban mendobrak pintu kamar dan melihat korban tergeletak di lantai bersimbah darah, dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ini, korban telah dilakukan autopsi di RSU Rejang Lebong. “Tim reskrim Polres di back up oleh Krimum Polda sedang melakukan penyidikan guna mengungkap pelaku kejahatan tersebut,” katanya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Berita

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Berita

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Berita

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Berita

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Berita

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo