Digtara.com – Tim Gabungan dari Sar, Brimob dan TNI terus melakukan pencarian terhadap korban hanyut akibat luapan air (banjir) di Pantai Berampu, Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deliserdang.
“Ada tiga perahu karet yang diturunkanuntuk menyusuri sungai. Kita terus berupaya mencari,” kata Kapolsek Biru Biru AKP Erlonggena Sembiring saat dikonfirmasi digtara.com, Rabu (15/4/2020) Sumatera Utara.
Ia menjelaskan yang terjadi bukan banjir bandang, melainkan luapan air keruh dari hulu (Sembahe) pada Selasa 14 April 2020 sekitar pukul 16.30 WIB. Akibat luapan air tersebut, warga yang sedang berada di lokasi pinggiran sungai terbawa arus, satu tewas, satu ditemukan selamat dan sedang di rawat di rumah sakit dan satu belum ditemukan.
Identitas korban yakni Riki (23) Desa Mumbai, Biru-Biru ditemukan selamat dan Mesias Tarigan Silangit (50( warga Talun Kenas, ditmeukan meninggal dunia. Sedangkan Roy Saputra (20) warga Dusun I Rumah Gerat, Biru-Biru, masih dalam pencarian.
“Jadi ada dua lokasi yang terdampak dari luapan air tersebut yakni Pantai Kasanova dan pantai Berampu,” jelasnya.