Film “Horas Amang” Segera Tayang di Bioskop Tanah Air

- Senin, 15 Juli 2019 15:07 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201907/film-horas-amang-segera-tayang-di-bioskop-tanah-air1-e1563225166445.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | MEDAN – Film drama keluarga berlatar belakang budaya dan adat istiadat masyarakat Batak berjudul “Horas Amang”, akan segera tayang di layar-layar bioskop tanah air.

Film yang disutradarai Steve Wantania dan Irham Acho Bachtiar itu kini telah menyelesaikan masa shootingnya.

“Meski berlatar kebudayaan Batak, film Horas Amang tidak hanya bisa dinikmati orang Batak. Ceritanya terbuka, bukan hanya soal Batak, tapi tentang kita semua,” kata Steve didampingi Parulian Tampubolon, Komisioner KPID Sumut yang turut bermain dalam film tersebut, di Medan, Senin (15/7/2019).

Horas Amang diangkat dari kisah berjudul sama yang dipentaskan oleh Teater Legiun pada 2016 di Taman Ismail Marzuki. Naskahnya ditulis oleh Ibas Aragi, sebagai sutradara dan penulis dalam pementasan tersebut.

Naskah teater yang diadaptasi menjadi skenario film terasa menantang karena harus memangkas versi tayangnya 4 jam menjadi versi 1,5 jam.

Mengangkat tema keluarga, film ini membawa kita pada arti penting sebuah keluarga. Apalagi semangat Amang dalam film ini sangat gigih menjadikan tiga anaknya yang hidup di perantauan agar meraih kesuksesan.

“Dunia modern sekarang ini yang super sibuk membuat anak-anak jadi mengabaikan orangtua juga  melupakan budaya dan adat istiadat dalam keluarga,” ujar Steve.

Sutradara film Horang Amang saat berada di Medan (ist)

Lebih lanjut Steve mengatakan, aktor Cok Simbara yang memerankan Amang menggunakan cara yang tidak biasa agar anak-anaknya kembali saling mengasihi dalam keluarga dan menyayangi orangtua.

“Edukasi yang ada di film ini akan sangat bermanfaat, terlebih lagi bagi anak usia sekolah,” kata Steve.

Pesan moral yang diangkat dalam film ini juga terbilang dalam. Bagi seorang anak perantauan, kita diajak untuk selalu menyayangi orangtua dan tidak melupakan adat budaya maupun kampung halaman.

Selain Cok Simbara, aktor lain yang turut bermain dalam film ini di antaranya Tanta Ginting, Dendi Tambunan, Jack Marpaung, Novita Dewi Marpaung hingga Piet Pagau.

“Karakter yang ditampilkan di film ini tidak melulu  orang Batak, ada juga Dodi Epen Cupen dari Papua,” terang Parulian Tampubolon.

Film yang akan tayang pada Agustus dan September 2019 ini diproduksi pada awal Februari di Pulau Samosir dan Danau Toba serta Jakarta.

Khas budaya Batak juga diperlihatkan lewat lagu termasuk “Anakku Naburju”, musik Gondang dan dialog-dialog berbahasa Batak.

[REL/AS]


Tag:

Berita Terkait

Hiburan

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Hiburan

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Hiburan

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Hiburan

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Hiburan

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Hiburan

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo