Perempuan Hari Ini : Banyak Kasus Kekerasan Seksual Tak Terungkap

- Minggu, 07 Februari 2021 06:55 WIB

digtara.com – Pendiri komunitas Perempuan Hari Ini (PHI), Lusty berharap ada lembaga khusus penanganan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Lembaga yang memiliki data untuk basis bersama melakukan pendampingan terhadap korban.

“Lembaga yang memang punya anggaran untuk merekapitulasi berapa korban kekerasan seksual di Kota Medan,” jelasnya kepada digtara.com di Literacy Coffee, Sabtu (6/2/2021).

Pasalnya, lanjutnya, banyak kasus kekerasan seksual terhadap perempuan yang telah tenggelam atau tidak terungkap karena tidak melaporkannya ke polisi. Kalaupun terungkap ke pihak berwajib, sambungnya, kasusnya tersendat karena problem di pengacara.

“Ada pun lembaga yang konsen ke kekerasan seksual hanya fokus di Medan. Padahal di daerah – daerah itu banyak kasus yang pada akhirnya korban justru dinikahkan kepada pelaku,” katanya.

“Jadi masalah ini sebenarnya sudah bergelembung dan bocor. Nah, solusi pernikahan ini hanya menambal saja,” tambahnya.

Diungkapkannya, pemerintah tidak terlalu peduli atas persoalan seperti ini. Mereka anggap hal ini luput dari perhatian. Oleh karena itu, ia pun menegaskan pihaknya pesimis jika harus berharap pemerintah mampu menangani ini.

Sementara itu, koordinator acara ‘Open House PHI’, Echa berharap banyak penyintas kekerasan seksual untuk berani angkat bicara. Agar tidak menormalisasi perilaku kekerasan seksual itu.

“Karena kasihan jadi penyintas secara mental dan lingkungannya pasti sudah dirusak. Jadi ada pengalaman buruk yang semakin berganda lagi. Makanya kita harus bergerak untuk tidak menormalisasi kasus seperti ini,” katanya.

“Walaupun berat, kita harus berani bersuara atas soal seperti ini. Karena stigma masyarakat terkadang menyentuh itu tidak apa – apa. Alasannya tidak menimbulkan penetrasi. Padahal itu sudah pelecehan dan membuat trauma pada korban. Hal ini tidak boleh dibiarkan,” tutupnya.

kekerasan seksual perempuan

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Hukum

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Hukum

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Hukum

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Hukum

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Hukum

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo