Inilah Kicauan Terakhir Romahurmuziy di Twitter Sebelum Terjaring OTT KPK

Redaksi - Jumat, 15 Maret 2019 08:02 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201903/Romahurmuziy.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | JAKARTA – Akhirnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah Jawa Timur di Jalan Raya Juanda, Sidoarjo.

Kini pria yang akrab disapa Romi itu masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim. KPK akan mengumumkan status hukum Romi setelah adanya hasil pemeriksaan atau dalam kurun waktu 1×24 jam. Belum diketahui terkait kasus apa Romi ditangkap KPK.

Romi merupakan salah satu Ketum Partai yang aktif menggunakan media sosial, salah satunya Twitter. Tak jarang ia berkicau di Twitter untuk membahas isu-isu nasional terkait pemilihan umum hingga masalah-masalah terkini di Indonesia.

Berikut beberapa kicauan terakhir Romi sebelum terjaring OTT Satgas KPK di Jawa Timur:

“Satu karakter yg sama darimu

Membantah tapi tak berilmu

Memisal tapi tak melihat

Mengaku tapi milik orang

Berapi-api tapi tak berisi

#muhasabah #JumatBerkah,” tulis Romi di Akun Twittter-nya @MRomahurmuziy, Jumat 1 Maret 2019.

Ketum PPP ini juga keras dalam mendorong pemberantasa narkoba dan minuman keras (miras) di Indonesia. Berikut twitt-nya:

“PPP berjuang keras guna mendorong pemberantasan narkoba dan minuman keras (Miras). Salah satu upayanya adalah memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti-Miras agar disetujui DPR,” kicau Romi di Akun Twittter-nya @Mromahurmuziy, Senin 4 Maret 2019.

“Ini contoh hoax yang terus ditebar tanpa henti, padahal F-PPP DKI sejak gubernur lalu sdh minta cabut saham bir. Buat yg naikin hashtag, tanya nih, bgmn hukum pilih pemimpin yg gak sholat 5 waktu & gak bisa baca Qur’an? Semoga habis baca twit ini, ada undangan sholat 5 waktu ?,” ucap Akun Twittter-nya @Mromahurmuziy saat menyinggung sebuah pemberitaan soal penjualan saham bir oleh Pemprov DKI Jakarta, Senin 11 Maret 2019.

Sehari sebelum terjaring OTT KPK di Jawa Timur, Romi sempat menyinggung soal meme dirinya terkait bebasnya terdakwa pembunuhan terhadap Kim Jong Nam, Siti Aisyah.

“Makin lama makin banyak yg iseng membuat meme dan berita palsu atas nama saya, termasuk meme berikut ini. Itu tandanya makin banyak yang cinta.

Alhamdulilah

#JokowiSaveAisyah,” cuit @MRomahurmuziy, Kamis 14 Maret 2019.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Hukum

Cloudflare Down! Jutaan Situs Lumpuh Tak Bisa Diakses Termasuk ChatGPT dan Twitter

Hukum

Jack Dorsey Bangkit Lewat BitChat, Aplikasi Chat Tanpa Internet atau SIM Card

Hukum

Tentang Bluesky, Aplikasi Pesaing Twitter Sudah Bisa Dipakai di Indonesia

Hukum

Barbar! Rumah Ketua BEM UI Didatangi Orang Berseragam TNI-Polri, Intimidasi karena Lantang Tolak Putusan MK

Hukum

Pengguna X Sudah Bisa Lakukan Panggilan Audio dan Video, Begini Kata Elon Musk

Hukum

Perang Hamas vs Israel Pecah, Bos Facebook, Twitter dan TikTok Kena Ultimatum, Apa Pasal?