digtara.com – Korban dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara, Jalan Bakaranbatu, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin disinyalir cukup banyak.
Karena itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deliserdang, membuka posko pengaduan sejak Selasa (6/7/2021).
Baca:Â Korban Dugaan Penipuan KSP Yayasan SAN Deliserdang: Nabung Sistem Kontrak, Uang Dijemput ke Rumah
Posko itu dibuat tepat di depan pintu masuk gedung Satreskrim Polresta Deliserdang. Tampak dua personel memasang spanduk. Di depan spanduk disediakan sebuah meja dengan tiga kursi.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus mengungkap jumlah nasabah Yayasan tersebut cukup banyak.
Baca:Â Uang Tabungan Tak Jelas, Ratusan Nasabah Geruduk Kantor KSP Yayasan Sari Asih Nusantara
“Jumlah nasabahnya 5.000 lebih. Kalau jumlah nominalnya belum tahu kita, masih kita selidiki,†jawabnya.
Dalam kasus ini, Rusmani Manurung, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deliserdang, diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Deliserdang, hari ini (6/7/2021), pukul 10.00 WIB.
Pemeriksaan ini merupakan panggilan kedua yang dilayangkan polisi, karena pada panggilan pertama, Kamis lalu (1/7/2021), Rusmani mangkir dengan alasan sakit.
Ditanya, selain Rusmani, apakah ada saksi lain yang akan diperiksa, Firdaus menjawab cuma Rusmani. “Hanya ibu Rusmani,†jawab Firdaus singkat.
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe