digtara.com – Hampir seluruh warga satu kampung di Dusun Balakka Sipunggur, Kelurahan Batang Bahal, Kecamatan Batu Nadua, Padangsidimpuan, tertipu arisan lebaran.
Uang dan emas yang terkumpul sekira Rp1 miliar lebih, malah dilarikan pengelolanya bernama Mak Rimbang.
Sebagaimana diketahui, arisan lebaran yang dikelola Mak Rimbang tersebut merupakan arisan untuk persiapan lebaran yang anggotanya diperkirakan ratusan orang. Arisan tersebut sudah beroperasi empat tahun lebih.
Namun dari informasi yang himpun pada Sabtu (9/4/2022), Mak Rimbang yang punya nama asli Sudiah (47) serta suaminya Leonardo Sitinjak (51) sudah kabur dari Dusun Balakka Sipunggur. Mereka sudah lari sejak Selasa malam, 6 Maret 2022 lalu
Kadus Balakka Sipunggur Poniman menyebutkan, selain satu kampung tertipu juga banyak warga lain.
“Hampir satu kampung ini kami tertipu Mak Rimbang, kerugian warga disini banyaklah, satu milliar lebih. Warga lain lagi, ” ujar Poniman.
Sedangkan modus penipuan Arisan Lebaran Mak Rimbang ini, berbagai macam. Diantaranya, Mak Rimbang meminjam uang dan emas warga untuk dijadikan modal usaha.
Setelah uang warga terkumpul banyak, Mak Rimbang dan keluarganya melarikan diri.
Salah seorang peserta arisan Mak Rimbang, Sarani Harahap juga mengungkapkan dirinya dijanjikan keuntungan jika mengikuti arisan tersebut malah rugi.
“Uangnya dijadikan modal usaha dia. Nanti kita akan diberikan keuntungan yang banyak” ujar Sarani Harahap warga Dusun Balakka Sipunggur yang menjadi korban penipuan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Bambang Priyatno belum menjawab ketika dikonfirmasi digtara.com terkait kasus tersebut.