digtara.com – Puluhan ibu-ibu korban arisan lebaran hingga merugi miliaran rupiah mendatangi SPKT Polres Padangsidimpuan, Rabu (20/4/2022) pagi.
Kepala Desa Batang Bahal, Syarifuddin Siregar, yang ikut mendampingi warga mengatakan bahwa kedatangan ini untuk melaporkan dugaan penipuan arisan Lebaran yang dilakukan Sadiyah alias Mak Rimbang (47) bersama Suaminya Leonard Sitinjak.
“Untuk mendampingi warga melaporkan Mak Rimbang ke Polres Padangsidimpuan,” kata Syarifuddin Siregar.
Baca: Duh! Korban Arisan Bodong Mak Rimbang di Padangsidimpuan Takut Lapor Polisi, Ini Alasannya
Lebih lanjut Kades mengatakan, Korban yang melapor hari ini baru Warga Dusun II Balakka si punggur sebanyak 90 orang.
“Bila masih ada dari dusun lain yang menjadi korban mak Rimbang, kita berharap segera membuat laporan ke polisi agar pelakunya segera ditangkap,” katanya.
Warga Kota Padangsidimpuan dihebohkan adanya arisan uang untuk lebaran yang pesertanya hampir seluruh warga atau satu kampung di Dusun Balakka Sipunggur, Kelurahan Batang Bahal, Kecamatan Batu Nadua dilarikan pengelolanya yang biasa dipanggil arisan mak rimbang.
Sebagaimana diketahui, arisan lebaran yang dikelola Mak Rimbang tersebut merupakan arisan untuk persiapan lebaran yang anggotanya diperkirakan ratusan orang dan arisan tersebut sudah beroperasi empat tahun lebih. Kerugian warga mencapai 1 miliar lebih, Sabtu (9/4/2022).
Dibawa Kabur
Namun naasnya, Mak Rimbang atau dengan nama asli Sudiah (47) serta suaminya Leonardo Sitinjak (51) diketahui warga sudah kabur dari Dusun Balakka Sipunggur, pada Selasa Malam 6 Maret 2022 lalu.
Kadus Balakka Sipunggur menyebutkan, selain satu kampung tertipu juga banyak warga lain berdatangan.
“Hampir satu kampung ini kami tertipu Mak Rimbang, kerugian warga disini banyaklah, satu milliar lebih. Warga lain lagi” ujar Poniman Kepala Dusun Balakka Sipunggur.
Sedangkan modus penipuan Arisan Lebaran Mak Rimbang ini, berbagai macam. Diantaranya, Mak Rimbang meminjam uang dan emas warga untuk dijadikan modal usaha. Setelah uang warga terkumpul banyak, Mak Rimbang dan keluarganya melarikan diri.
Salah seorang peserta arisan Mak Rimbang, Sarani Harahap juga mengungkapkan dirinya dijanjikan keuntungan jika mengikuti arisan tersebut malah rugi.
“Uangnya dijadikan modal usaha dia. Nanti kita akan diberikan keuntungan yang banyak” ujar Sarani Harahap warga Dusun Balakka Sipunggur yang menjadi korban penipuan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, AKP Bambang Priyatno, ketika dikonfirmasi digtara.com apakah sudaj ada laporan warga belum memberikan balasan.
Puluhan Korban Mak Rimbang Datangi Polres Padangsidimpuan, Laporkan Kasus Arisan Lebaran