Pengakuan Saksi Sidang Kasus Pembunuhan Astri dan Lael Terkait Bercak Darah dalam Mobil Rush

Imanuel Lodja - Jumat, 03 Juni 2022 02:12 WIB

digtara.com – Sidang lanjutan kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak, Astri Manafe alias Ate dan anaknya Lael Maccabee digelar di PN Kupang, Kamis (2/6/2022).

Sidang lanjutan ini dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum Kejaksaan negeri Kota Kupang.

Salah satu saksi yang dhadirkan adalah Daniel Nelson Lakusa, pengawas car wash Dinomad Carlos.

Baca: Saksi Marthen Taunus: Randi Mengaku Tabrak Orang Gila dan Minta Bantuan Kuburkan Korban

Dalam keterangan saat persidangan, saksi Daniel Nelson Lakusa, menjelaskan saat mobil merk Toyota Rush (yang dipakai terdakwa Randi Badjideh) yang diantar untuk dicuci ditemukan bercak darah yang telah memudar.

Selain ditemukan bercak darah pada mobil tersebut, ada juga aroma bau yang sangat menyengat.

Baca: Randi Bantah Keterangan Saksi dalam Sidang Pembuktian Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang

Walaupun mobil telah dicuci, aroma bau yang tak sedap itu pun tidak hilang.

“Saat diantar ke tempat cuci Dinomad Carlos ada bercak darah di bagian karpet mobil itu, dan bau yang sangat tajam, walaupun telah dicuci tiga kali,” ujar Daniel Nelson Lakusa dalam persidangan Kamis (2/6/2022).

Periksa Barang Bukti

Mendengar keterangan saksi ini majelis hakim bersama jaksa penuntut umum (JPU), bersama penasihat hukum terdakwa melakukan pemeriksaan terhadap mobil Toyota Rush yang merupakan salah satu barang bukti yang diajukan penuntut umum dalam persidangan.

Pemeriksaan itu dilakukan di luar dari ruang persidangan.

dalam pemeriksaan ini, saksi menunjukan posisi bercak darah dan posisinya saat ditemukan sebelumnya.

Baca: Randi Bantah Keterangan Saksi dalam Sidang Pembuktian Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang

Saksi menjelaskan, untuk kendaraan itu (Toyota Rush), memiliki dua karpet di mana karpet bawaan dari dealer dan juga karpet tambahan.

Usai mencuci mobil tersebut, pihak Carwash tidak lagi menggunakan karpet lama namun hanya menggunakan karpet bawaan dealer di dalam kendaraan itu.

Saksi Daniel Nelson Lakusa juga menerangkan walaupun telah dicuci aroma bau itu tidak hilang hanya berkurang.

“Dari 100 persen kemungkinan bau itu hilang cuma 20-25 persen saja, karena saat jendela mobil ditutup aroma bau itu tetap ada,” ujar saksi dalam persidangan.

Sebelumnya penuntut umum menghadirkan lima orang saksi dalam persidangan ketiga dengan agenda pemeriksa saksi-saksi dalam kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Penkase Oeleta dengan terdakwa Randi Badjideh.

Saksi-saksi yang dihadirkan ialah, Martin Taunus selaku cleaning servis (CS), pada kantor BPK perwakilan NTT, Fery Yulius Taunus selaku yang juga CS pada BPK, Daniel Nelson Lakusa selaku pengawasan Car wash (Dinomad Carlos), Jhoni Santoso (Security BPK) dan Yohanes Jonson dari rental 111.

Sidang pun ditunda dan akan dilanjutkan lagi pekan depan yakni Senin (6/6/2022).

Pengakuan Saksi Sidang Kasus Pembunuhan Astri dan Lael Terkait Bercak Darah dalam Mobil Rush

Editor
: Imanuel Lodja

Tag:

Berita Terkait

Hukum

Lakukan Pelanggaran, Sejumlah Anggota Polresta Kupang Jalani Sidang KKEP

Hukum

Hasil Sidang Isbat Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Ini Penjelasan Lengkap Kemenag

Hukum

Link Live Streaming Sidang Isbat Idul Adha 1447 H Hari Ini

Hukum

Jadwal Sidang Isbat Idul Adha 2026 Hari Ini Jam Berapa? Lengkap Link Pantau

Hukum

Sidang Pembunuhan Siswi SMP di Maumere-Sikka Digelar Tertutup

Hukum

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret, Ini Hasil Sidang Isbat dan Penjelasannya