digtara.com | VATIKAN – Paus Fransiskus mengecam serangan teror dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, dan menyebutnya sebagai tindakan kekerasan yang tidak masuk akal.
Melansir 9 News, Francis turut berdukacita dan mengirim doa kepada korban dan mereka yang berduka karena kehilangan kerabatnya.
“Sangat sedih atas kehilangan nyawa yang disebabkan oleh tindakan kekerasan yang tidak masuk akal di dua masjid di Christchurch,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Polisi Selandia Baru mengatakan 49 orang tewas dalam serangan teror dua masjid di Christchurch dan sekitar 40 orang terluka.
Tiga pria dan seorang perempuan ditangkap terkait penembakan brutal tersebut.
Salah pelaku diketahui bernama Brent Tarrant warga Australia.