digtara.com - Memasuki hari 11 layanan operasional jemaah haji Indonesia di Bandar Pangeran Mohammed bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah di gelombang I kedatangan dipastikan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Hal ini terungkap dalam kegiatan monitoring yang dilakukan Staf Teknis Perhubungan KJRI Jeddah, Doddy Hendra Wijaya, saat meninjau langsung Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Jum'at (01/05/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Doddy diterima langsung oleh Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, guna memastikan kesiapan layanan jelang kedatangan jemaah gelombang berikutnya.
"Selama satu pekan terakhir tidak ada masalah yang menonjol, seluruh proses penanganan jemaah berjalan dengan baik dan terkendali," ujar Doddy.
Memasuki fase berikutnya, kedatangan jemaah haji gelombang kedua dijadwalkan mulai berlangsung pada 7 Mei 2026 melalui Bandara Jeddah. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, tim Daker Bandara akan diperkuat dan dilakukan pembagian tugas secara lebih terstruktur.
Baca Juga: Pastikan Layanan Haji Cepat dan Nyaman, Wapres dan Menhaj Tinjau Makkah Route Juanda Doddy menegaskan pentingnya koordinasi lintas tim agar proses layanan tetap optimal, terutama dalam pengaturan arus kedatangan jemaah.
"Di Daker Bandara akan dilakukan pembagian tim untuk memperkuat pelayanan. Koordinasi menjadi kunci agar semua proses tetap berjalan lancar," jelasnya.
Selain kesiapan petugas, kedisiplinan jemaah juga menjadi faktor penting dalam kelancaran penyelenggaraan ibadah haji. Doddy mengimbau seluruh jemaah untuk mematuhi prosedur yang telah ditetapkan sejak dari embarkasi di Tanah Air hingga proses penerbangan.
"Jemaah haji harus mengikuti aturan yang sudah ditentukan, mulai dari masuk asrama hingga penerbangan. Disiplin sangat penting agar tidak terjadi gangguan dalam proses pelayanan," tegasnya.
Dengan sinergi antara petugas dan jemaah, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, khususnya dalam fase krusial kedatangan di bandara Arab Saudi. (San).
Baca Juga: Puncak Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I Diprediksi 6 Mei, Sehari Ada 21 Kloter
Baca Juga: Pastikan Layanan Haji Cepat dan Nyaman, Wapres dan Menhaj Tinjau Makkah Route Juanda