Singgih Januratmoko: Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Pelayanan Kunci Sukses Penyelenggaraan Haji

Haji 2026
Ahsan Fauzi - Minggu, 17 Mei 2026 15:26 WIB
Singgih Januratmoko Center
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko saat acara sosialisasi pelaksanaan ibadah haji di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (16/05/2026)

digtara.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi lintas sektor guna memastikan kualitas ibadah dan pelayanan haji Indonesia terus meningkat secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikannya di hadapan para tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan, dalam perhelatan sosialisasi pelaksanaan ibadah haji di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (16/05/2026).Dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah itu, Singgih menyatakan kerja sama yang erat antara legislatif dan eksekutif, khususnya Kemenhaj, merupakan kunci utama dalam mewujudkan ekosistem perhajian yang semakin baik dari tahun ke tahun.

"Kami di Komisi VIII DPR RI terus meningkatkan kolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah. Saya meyakini sinergi ini menjadi kunci utama untuk mewujudkan pelayanan haji yang semakin baik dan berkelanjutan," ujar Singgih dalam keterangannya, Minggu (17/05/2026).

Lebih lanjut, legislator Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan bahwa DPR RI secara konsisten memaksimalkan tiga fungsi utamanya—yaitu pengawasan, penganggaran, dan legislasi—agar setiap regulasi dan kebijakan yang dilahirkan benar-benar berpihak pada kemaslahatan jamaah.

Di sisi lain, pemerintah dituntut untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan sistemik pada ranah operasional. "Pemerintah melalui kementerian terkait terus melakukan berbagai perbaikan sistem layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, hingga penguatan manasik dan pendampingan jamaah lansia. Sinergi inilah yang harus terus diperkuat demi menghadirkan pelayanan haji yang profesional, transparan, dan humanis," imbuhnya.

Apresiasi Kesuksesan Embarkasi Yogyakarta dan Bandara YIA

Dalam kesempatan tersebut, Singgih secara khusus memberikan apresiasi atas capaian positif penyelenggaraan haji di wilayah DIY. Menurutnya, Yogyakarta berhasil menjadi salah satu percontohan nasional dalam mengintegrasikan sistem pelayanan modern dengan nilai budaya lokal yang ramah.

Baca Juga: Tren Kesiapan Ihram Jemaah Gelombang 2 di Bandara Jeddah Makin Tertib

"Kita patut bersyukur karena penyelenggaraan haji tahun ini di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan berbagai perkembangan positif. Embarkasi haji melalui Bandara YIA (Yogyakarta International Airport) semakin tertata, pelayanan terpadu bagi jamaah semakin baik, dan koordinasi antara pemerintah daerah, petugas haji, serta tenaga kesehatan berjalan semakin solid," ungkap legislator asal Dapil Jawa Tengah V ini.

Ia juga menyoroti peningkatan perhatian terhadap kelompok rentan, seperti jamaah lanjut usia (lansia) dan jamaah dengan risiko tinggi kesehatan, yang penanganannya dinilai semakin sigap sejak proses pemberangkatan hingga kepulangan. Budaya pelayanan yang ramah, tertib, dan penuh khidmah di Yogyakarta diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditiru oleh wilayah lain.

Menutup arahannya, Singgih menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh petugas, tenaga medis, dan pemangku kepentingan yang telah mendedikasikan waktu dan energinya demi kelancaran ibadah para tamu Allah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras melayani jamaah haji Indonesia. Semoga seluruh ikhtiar kita menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi umat," pungkasnya. (San).


Editor
: Ahsan Fauzi

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Sertifikasi PIHU UIN Walisongo, Pembimbing Haji Diminta Pastikan Ibadah Jemaah Sah

Internasional

Haji 2027, Jateng Dapat Kuota 34.122 Jemaah, 1.716 Masuk Prioritas Lansia

Internasional

Haji 2027, Kemenhaj Jateng Minta Petugas Siapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Internasional

Manasik Haji di Era Digital, Kemenhaj Jateng Dorong Pembimbing Kuasai IT

Internasional

Akhmad Fauzin: Petugas Haji Harus Layani Jemaah Lansia dan Disabilitas secara Adil

Internasional

Rektor UIN Walisongo: Pembimbing Haji Perlu Kuasai Komunikasi dan Manajemen Konflik di Era Digital