digtara.com - Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti kedatangan jemaah haji khusus Konsorsium Sari Ramada Arafah dan Gaido Travel di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (13/06/2026).Setelah menyelesaikan perjalanan ibadah haji selama 25 hari di Tanah Suci, para jemaah tiba di Indonesia dan mendapatkan penyambutan langsung dari jajaran direksi, karyawan, serta keluarga besar jemaah di Lounge Haji dan Umrah Bandara Soekarno-Hatta.
Direktur Utama Gaido Travel,
Muhammad Ghazi, menyampaikan bahwa penyambutan kepulangan jemaah merupakan bagian dari standar operasional pelayanan (SOP) yang rutin dilakukan setiap tahun.
"Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji khusus, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kembali bertemu keluarga di Indonesia," ujar Ghazi.
Acara penyambutan diawali dengan tausiah dan sambutan dari M Hasan Gaido (MHG), Founder Gaido Group sekaligus pembimbing ibadah haji dalam konsorsium. Dalam pesannya, MHG mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak rasa syukur atas nikmat terbesar yang Allah SWT berikan, terutama nikmat iman serta kesempatan menjadi tamu Allah untuk melaksanakan ibadah haji.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar. Semoga Allah menerima ibadah kita dan memberikan predikat haji mabrur. Kesuksesan perjalanan haji terjadi karena kekompakan antara jemaah dan petugas dengan satu tujuan: meraih haji mabrur," pesan Hasan Gaido.
Ia juga mengingatkan bahwa:
Baca Juga: Imam Tunanetra Asal Sinjai Diabadikan Jadi Nama Masjid di Arab Saudi, Ingin Bisa Melihat Lagi dan ke Tanah Suci Lagi
"Haji mabrur terkoneksi dengan kebaikan." tegasnya.
Sementara itu, H.M. Acung Wahyu, Amirul Hajj konsorsium sekaligus Direktur Utama Sari Ramada Arafah, menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai haji setelah kembali ke kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, mempertahankan haji mabrur dapat dilakukan dengan terus menebarkan salam, meningkatkan kepedulian melalui sedekah, memperbaiki kualitas ibadah, serta menjaga hubungan baik antar sesama manusia.
"Dosa kepada Allah kita mohonkan ampun melalui ibadah dan taubat. Namun kesalahan kepada sesama manusia harus diselesaikan dengan saling meminta maaf dan saling memaafkan," ungkapnya.
Perwakilan jemaah sekaligus Ketua Alumni Haji 2026, H. Akhmad Saikhu Hasyim, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi.
"Alhamdulillah kita berangkat bersama dan kembali ke Tanah Air dengan selamat. Dalam perjalanan tentu kami sebagai jemaah ada kekurangan dan kekhilafan, kami mohon dimaafkan," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Acung Wahyu, Ustaz Hasan Gaido, serta seluruh panitia di Indonesia maupun Arab Saudi yang telah memberikan pelayanan terbaik.
"Kami merasakan pelayanan luar biasa sejak di Indonesia, selama di Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Madinah. Semoga silaturahmi alumni haji 2026 terus terjaga dari berbagai kota di Indonesia," tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan kenangan perjalanan spiritual, seluruh jemaah menerima:
Sertifikat haji dari masing-masing travel, baik sertifikat haji dari Nusuk serta sertifikat pembayaran dam haji tamattu'.
Baca Juga: 69.388 Jemaah Haji Tiba, Kemenhaj Dorong Sukses Peradaban melalui Kemabruran Haji Acara kemudian ditutup dengan momen penuh haru. Seluruh jemaah saling bersalaman dan berpelukan diiringi lantunan Sholawat Badar. Air mata bahagia mengalir mengingat kebersamaan selama 25 hari menjalani perjalanan suci menuju haji mabrur.
Kini para jemaah kembali kepada keluarga masing-masing di berbagai kota Indonesia dengan membawa semangat baru untuk terus memperbaiki diri.
Muhammad Ghazi menutup dengan pesan:
"Mari kita jaga haji mabrur, karena haji mabrur terkoneksi dengan kebaikan." tutupnya. (San).