digtara.com - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) membuka Seleksi Terbuka Jabatan Administrator (Eselon III) dan Jabatan Pengawas (Eselon IV) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenhaj. Seleksi ini diumumkan melalui Pengumuman Nomor PENG-11/SJ/2026 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola organisasi dan implementasi sistem merit dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan bahwa seleksi terbuka ini bertujuan menjaring talenta-talenta terbaik yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan untuk mendukung transformasi kelembagaan serta peningkatan kualitas layanan publik.
"Seleksi terbuka ini kami laksanakan untuk memastikan jabatan-jabatan strategis di lingkungan
Kemenhaj diisi oleh ASN yang profesional, berintegritas, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat. Melalui proses yang transparan dan objektif, kami ingin menghadirkan pemimpin yang mampu mendorong transformasi kelembagaan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Teguh di Jakarta, Jumat (26/06/2026).
Proses seleksi akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi menggunakan Computer Assisted Competency Test (CACT) BKN, serta wawancara bagi peserta yang memenuhi kriteria. Pendaftaran dilakukan melalui portal ASN Karier BKN dan dibuka pada 29 Juni hingga 22 Juli 2026.
Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 28–31 Juli 2026, sedangkan pelaksanaan CACT BKN akan berlangsung pada 3–7 Agustus 2026.
Melalui seleksi ini, Kemenhaj berharap dapat menghadirkan pemimpin-pemimpin yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sekaligus memperkuat kapasitas organisasi dalam memberikan layanan haji dan umrah yang semakin berkualitas.
Kemenhaj menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya serta dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Sejalan dengan pembangunan Zona Integritas, Kemenhaj juga berkomitmen menjaga integritas proses seleksi dengan menolak segala bentuk suap, gratifikasi, maupun praktik yang bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Baca Juga: Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah
Seluruh peserta diimbau mengikuti proses seleksi secara jujur, mandiri, dan bertanggung jawab.
Informasi lengkap mengenai persyaratan, formasi jabatan, dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui tautan berikut:
https://cloud.haji.go.id/index.php/s/X9TXFf3zDs5YD2X. (San).