digtara.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji 2026, Singgih Januratmoko, mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk menjaga kondisi fisik menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna.
Menurut Singgih, rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) membutuhkan stamina yang kuat. Karena itu, jemaah diminta memanfaatkan waktu sebelum puncak haji untuk beristirahat dan mempersiapkan kondisi fisik.
"Yang paling penting sekarang adalah puncak haji di Armuzna itu membutuhkan kondisi fisik. Jadi, benar-benar ini ibadah yang membutuhkan fisik," ujar Singgih di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Kamis (21/5/2026).
Ia meminta jemaah lebih berkonsentrasi menjaga stamina dengan cukup beristirahat, makan, dan memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
"Jadi benar-benar sekarang konsentrasi untuk istirahat, makan yang banyak, terus minum yang banyak, persiapan fisiknya, sehingga waktunya nanti untuk di Armuzna benar-benar pada saatnya fit," katanya.
Singgih menegaskan, jemaah membutuhkan tenaga yang cukup untuk menjalani rangkaian ibadah pada fase puncak haji tersebut.
Baca Juga: Tingkat Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 91,45%, Tonggak Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji
"Karena waktu itu memang benar-benar jemaah haji membutuhkan tenaga yang sangat banyak," ujarnya.
Armuzna merupakan fase penting dalam rangkaian ibadah haji yang meliputi wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, serta rangkaian ibadah di Mina.
Karena itu, jemaah diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat menguras tenaga menjelang puncak haji. Istirahat yang cukup, asupan makanan, serta kecukupan cairan menjadi bagian penting dari persiapan fisik sebelum memasuki fase Armuzna. (San).