digtara.com | MANILA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila, mengevakuasi sebanyak 84 orang warga negara Indonesia (WNI) dari wilayah di sekitar Gunung Berapi Taal.
Evakuasi dilakukan seiring dengan erupsi besar Gunung berapi Taal, yang diprediksi terjadi dalam waktu dekat.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, mengatakan ke 84 orang WNI yang dievakuasi itu, untuk sementara ditempatkan di KBRI sampai menunggu situasi kondusif untuk kembali.
“Ke 84 WNI itu adalah mahasiswa dan keluarga, serta WNI yang tertahan di bandara Internasional Manila karena dampak erupsi Gunung Taal,â€sebut Judha seperti dilansir dari Okezone pada Rabu (15/1/2020).
Sebelumnya 14 WNI telah meninggalkan KBRI untuk tinggal bersama teman dan kerabat mereka di Manila. Sementara 11 WNI dilaporkan telah meninggalkan Ibu Kota Filipina kemarin malam.
Menurut Judha, terdapat beberapa mahasiswa WNI yang belum dievakuasi dari wilayah Cavite. Mereka memilih untuk tetap tinggal di sana untuk sementara waktu.
“Daerah wajib evakuasi dalam radius 10 km dari Gunung Taal. Lokasi asrama mahasiswa berjarak 15 km. KBRI melakukan evakuasi bagi WNI yang memilih untuk dievakuasi ke KBRI,†jelasnya.
[AS]