Melati si Harimau Sumatera Mati di Kebun Binatang London

Redaksi - Minggu, 10 Februari 2019 00:56 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201902/hariamauUntitled-1.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | INGGRIS – Seekor harimau sumatera betina bernama Melati yang direncanakan dikawinkan dengan harimau jantan lainnya, mati akibat berkelahi di Kebun Binatang London, Inggris. Harimau jantan Asim dibawa ke kebun binatang di ibu kota Inggris itu dari Taman Safari Denmark pada 10 hari lalu dengan harapan bisa menjadi pasangan bagi Melati.

Setelah ditempatkan di kandang terpisah untuk penyesuaian, dua harimau tersebut dipertemukan. Namun, kata pihak kebun binatang, kedua hewan yang dilindungi itu langsung berkelahi dan Melati mati.

Pernyataan yang dikeluarkan pihak kebun binatang menyebutkan Asim segera dipindahkan lagi ke kandang terpisah. Tetapi, Melati yang berusia 10 tahun tak bisa diselamatkan walaupun telah diobati oleh sejumlah dokter hewan.

Pihak kebun binatang mengatakan, “Fokus kami saat ini adalah menjaga Asim, dan para staf sangat bersedih atas kejadian ini.”

Asim yang berusia tujuh tahun dibawa ke Kebun Binatang London sebagai bagian dari program konservasi Eropa. Kedatangan Asim digambarkan sebagai “harimau kuat” yang dikenal sangat hangat dengan betina. Pihak kebun binatang berharap Asim akan menjadi pasangan yang tepat bagi Melati yang cantik.

Harimau jantan sebelumnya, Jae Jae –yang menghasilkan tujuh bayi dengan Melati, dipindahkan ke Kebun Binatang Prancis Le Park de Felins pada 30 Januari lalu.

Pada 2013, Melati melahirkan dua anak, namun satu jatuh ke kolam dan mati. Melati kemudian beranak tiga ekor harimau lagi pada Februari 2014 dan dua lagi pada Juni 2016.

Harimau sumatera kini diklasifikasikan sebagai hewan yang terancam punah dan masuk daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN Red List).

Menurut Kebun Binatang London, harimau sumatera menghadapi ancaman perburuan dan rusaknya habitat.

Dalam penangkaran, satwa ini bisa hidup sampai 20 tahun. Pada 1970-an, diperkirakan terdapat sekira 1.000 harimau di alam, namun dewasa ini hanya berkisar 300 ekor.

Fakta Tentang Harimau Sumatera:

– Harimau sumatera adalah spesies terkecil dari lima subspesies harimau dengan loreng yang paling kecil.

– Auman harimau dapat terdengar sampai 3 kilometer.

– Seekor harimau bisa menggigit mangsanya dengan kekuatan hingga 450 kilogram.

– Seekor harimau bisa melompat sampai sejauh 10 meter dari posisi duduk.

– Fosil yang ditemukan di China menunjukkan bahwa harimau mungkin telah hidup sejak 2 juta tahun lalu.

Sumber: ZSL London Zoo.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Internasional

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Internasional

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Internasional

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Internasional

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Internasional

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo