Pasca Penembakan Brutal di New Zealand, Poldasu Siagakan Personel Jaga Rumah Ibadah

Redaksi - Sabtu, 16 Maret 2019 12:35 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201903/agus-andrianto.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | MEDAN – Pasca penyerangan bersenjata yang terjadi di dua majid di Kota Christchurch, New Zealand mendapat kritikan dari semua pihak khususnya masyarakat Sumut dan Kota Medan.

Sebab dalam aksi brutalnya, pelaku bernama Brenton Tarrant (28) kewarganegaraan Australia ini secara membabi buta menembaki sejumlah orang yang berada di dalam mesjid, sehingga menyebabkan sebanyak 49 orang tewas dan melukai 48 orang lainnya.

Menanggapi kejadian ini, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengaku mendoakan agar korban penembakan di New Zealand dapat dimuliakan Allah SWT dan ditempatkan di SisiNya. Namun begitu, ia juga mengaku, bahwa pihaknya akan melakukan antisipasi di Sumut, khususnya terhadap rumah ibadah.

“Tidak elok kejadian di negara lain jika direspon dengan hal yang merugikan bangsa dan negara sendiri. Untuk itu, kita mengantisipasi tindakan teror yang bisa meresahkan warga, dengan melakukan pengamanan di rumah ibadah yang ada di Kota Medan dan Sumut,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (16/3/2019).

Karenanya, jenderal bintang dua tersebut, mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Masyarakat juga harus memantau kondisi lingkungannya. Mana tau ada orang yang mencurigakan, langsung laporkan ke polisi terdekat, biar bisa kita antisipasi secara langsung sebelum jatuh korban,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Medan Ilyas Halim juga berharap, tindakan terorisme yang terjadi di New Zealand tersebut agar masyarakat tetap tenang dalam menyikapi kejadian itu dan terus berdoa.

“Semoga yang meninggal itu Khusnul Khatimah,” ujarnya.

Ia mengaku, untuk mengantisipasi hal itu tidak terjadi di Kota Medan, pihaknya terus berdialog kepada pihak kepolisian agar masyarakat di Kota Medan bisa tetap nyaman beribadah di setiap rumah ibadah yang ada.

“Teroris ada di mana saja, di semua agama. Kita juga akan kumpulkan tokoh agama dan remaja di setiap rumah ibadah,” tandasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kabar

Densus 88 Anti Teror Sosialisasikan Pencegahan Intoleransi dan Terorisme kepada Pelajar

Kabar

BNPT Geos to Campus. Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono: Penyebaran Paham Radikal Dominan Lewat Digital

Kabar

Ketua FKPT NTT Ajak Masyarakat Pertebal Rasa Cinta Pada NKRI

Kabar

Jaga Toleransi Dan Tingkatkan Kewaspadaan Jadi Kunci Tangkal Terorisme

Kabar

Warga Malaka Diminta Waspadai Terorisme Melalui Kearifan Lokal

Kabar

Siswa SMK di Kota Kupang Dibekali Bahaya Terorisme dan Intoleransi