Dansat Brimob Polda Sumut : Bukan Bom Molotov Tapi Kebakaran Biasa

Redaksi - Jumat, 22 Maret 2019 07:15 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201903/teror-bom-molotof-di-medan-digtara.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | MEDAN – Kasat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Djadjuli memastikan bahwa rumah Ismed (43) di jalan Ampera III, Dusun 11, Desa Mulyorejo, Kecamatan Medan Sunggal, hanyalah kebakaran biasa bukan teror bom molotov seperti rumor yang berkembang.

“Hanya kebakaran biasa setelah dilakukan lidik. Ini juga diperkuat dengan tidak adanya sisa dari ledakan,” katanya Jumat (22/3/2019) Medan.

Ia menjelaskan asal api diduga dari kamar kosong sehingga menyebabkan sebagian dinding kamar dan dua buah ambal terbakar. Namun kebakaran dapat dihentikan setelah pemilik rumah yang mengetahui langsung memadamkannya.

Menurut Dansat Brimob, pada saat kejadian, arus listrik berjalan normal dan dari pemeriksaan beberapa saksi tidak ada yang mendengar suara ledakan dan sisa dari ledakan juga tidak ditemukan. “Jadi itu hanya kebakaran biasa, bukan bom molotov mohon disampaikan ke publik ya mas,” ucapnya.

Djadjuli juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengaktifkan kembali siskamling sebagai lini terdepan dalam memberikan informasi dan pencegahan dari hal yang tidak dinginkan. “Saya berterimakasih kepada masyarakat yang terus menjaga kamtibmas. Pastinya, masyarakat bersinergi dengan Polri dan penegak hukum lainnya maka Kamtibmas akan terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Ismed (43) yang tinggal di rumah tersebut mengaku mengetahui sebagian rumahnya terbakar atas informasi dari tetangganya yang melihat ada kepulan asap dan api pada pukul 04.00 wib. Ia dibantu tetangganya untuk memadamkan kobaran api tersebut dengan menggunakan air. Pasca api dipadamkan, ia juga melihat ada tumpahan minyak dan botol mineral sisa minyak yang diduga digunakan untuk membakar rumahnya. “Saya tahunya setelah dibangunkan tetangga sebelah. Untuk pelakunya saya tidak tahu ya kita serahkan saja kepada polisi untuk mengusutnya,” pintanya. (Put)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kabar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kabar

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kabar

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kabar

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kabar

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kabar

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo