Lagi Asyik ‘Gituan’ di Kos, Pasangan Kumpul Kebo Digerebek Polisi

Redaksi - Selasa, 26 Maret 2019 09:22 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201903/kebo.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | DEPOK – Sebanyak sembilan remaja muda-mudi yang tengah kumpul kebo digrebek Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polresta Depok di sebuah kos-kosan di kawasan Pancoranmas Depok, Jawa Barat pada Senin (25/3/2019) dinihari.

Kepala Tim Jaguar Polresta Depok, Iptu Winam Agus mengatakan saat digrebek dua wanita dan seorang pria sedang tertidur di ruang depan sedangkan sisanya sedang berhubungan intim di kamar belakang.

“Pas kami geledah, dua wanita dan satu pria tidur di depan, mereka yang di belakang masih santai saja berhubungan intim. Mereka ini semua tanpa status nikah,” kata Winam saat dihubungi wartawan Senin (25/3/2019).

Dia mengungkapkan, penggrebekan itu lantaran adanya laporan dari masyarakat yang resah karena ulah remaja ABG yang kerap kali kumpul kebo.

“Kami mendapatkan informasi dari warga, bahwa di kosan itu banyak muda-mudi kumpul dan melakukan hubungan intim belum sah menjadi suami-istri,” tambahnya.

Ketika dipergoki polisi kesembilan remaja yang terdiri 4 laki-laki dan 5 perempuan mengaku merasa tidak bersalah, dengan santainya mereka mengikuti arahan tim Jaguar menuju Polsek Pancoranmas.

“Bahkan, remaja tersebut terlihat santai saat digerebek karena diduga sudah dipengaruhi minuman keras,” jelasnya.

Dijelaskan Winam aksi seperti ini sudah berlangsung lama dan baru kali ini masyarakat sekitar berani melaporkan ke pihak kepolosian. Sebab kosan tempat mereka melakukan kumpul kebo pernah ditempati kelompok motor Jembatan Mampang (Jepang) Depok.

“Mereka (warga) tidak berani negur karena itu tadinya tempat markas gengster Jepang. Yang dulu pernah kami tangkap,” tutur Winam seperti dilansir okezone.

Winam menambahkan, beberapa penghuni indekos dibawa ke Polsek Pancoran Mas untuk didata dan dibina. Pihaknya tidak menemukan narkoba atau miras, namun diduga mereka mabuk karena obat-obatan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar melapor jika menemukan adanya gangguan keamanan,” katanya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kabar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kabar

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kabar

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kabar

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kabar

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kabar

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo