digtara.com | MADINA – Pihak Taman Nasional Batang (TNBG) Gadis Mandailing Natal, Sumatera Utara menghimbau kepada para petani yang bepergian ke kebun harus tetap waspada, sejak adanya 3 orang patani berpapasan dengan hewan buas yang diduga Harimau.
Ketiga petani yang berpapasan dengan harimau di Tor Nahambat, Desa Sibaruang, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal, Sumatera Utara saat menanam tanaman mereka yang tak jauh dari Kebun warga.
Sejumlah petani di desa tersebut sudah satu bulan lebih tidak berani ke kebun untuk mengambil hasil tanaman mereka setelah di teror harimau.
Kepala Badan Tata Usaha TNBG Madina Bobby Nopandry mengatakan dari laporan warga adanya hewan buas yang bertemu dengan petani yang tak jauh dari kebun warga.
Petugas TNBG, BKSDA dan Polisi Kehutanan langsung menuju lokasi untuk memastikan laporan tersebut, sesampai di lokasi petugas menemukan sejumlah jejak kaki harimau, dan memasang 5 kamera trap pengintai.
Kamera trap yang di pasang petugas selama 1 bulan di dalam hutan, tidak lagi menemukan jejak harimau, namun hanya menemukan sejumlah hewan liar, seperti babi hutan dan kera dari hasil kamera trap tersebut akan di sortir dan di teliti oleh tim BKSDA.
meski tidak menemukan jejak Harimau tersebut, pihak TNBG tetap menghimbau warga terutama petani tetap waspada dan tidak bepergian sendirian ke kebun, karena kawasan tersebut merupakan zona lintasan harimau. (AG)