digtara.com | TEBINGTINGGI –Warga Jalan Thamrin,Gang Jawa, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Minggu siang (7/4) sekitar pukul 14:00 Wib digegerkan dengan adanya penemuan sesosok mayat berjenis laki-laki di dalam kamar tidurnya bernama Ijanpeng (76) diduga korban meninggal akibat sakit sesak nafas yang selama ini dideritanya.
Informasi yang di dapat Digtara dilokasi kejadian, menurut keterangan anak korban Fitri (32) warga kota Medan mengatakan sebelum korban meninggal dua hari yang lewat dirinya mencoba menghubungi ayahnya lewat telepon karena berulang kali handphone tidak diangkat oleh korban,ia pun merasa curiga dengan keadaan korban yang mana selama ini korban tinggal seorang diri di tempat tinggalnya.
Berselang dua hari kemudian, tepatnya pada hari Minggu (7/4) ia bersama suaminya Awai (34) bergegas datang ke Tebingtinggi untuk melihat kondisi ayahnya,setibanya di depan rumah korban ia curiga melihat pintu teras rumah korban tertutup rapat dan terkunci,agar bisa masuk kedalam rumah korban, ia meminta tolong kepada ketetangga untuk merusak kunci pintu teras dan kunci pintu depa.
“Setelah terbuka ia langsung masuk ke dalam rumah,pada saat ia membuka pintu kamar korban,ia terkejut melihat kondisi ayahnya sudah terkujur kaku dengan posisi telentang di bawah tempat tidur,” terang Fitri.
LMelihat kondisi ayahnya sudah meninggal,ia bersama suaminya langsung meloparkan kejadian ini ke Mapolres Tebingtinggi.
Mendapatkan laporan dari warga,petugas KSPK T Polres Tebingtinggi bersama tim Inafis dan di bantu dari Polsek Padang Hulu kota tebingtinggi, langsung terjun mendatangi TKP.
Setiba di TKP petugas langsung melakukan pemeriksaan di dalam kamar korban,dan mengambil sidik jari korban beserta keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian.
LKetika di mintai keterangan oleh wartawan,KSPK T Polres Tebingtinggi Aiptu Terlaksana Sembiring membenarkan, adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang usianya sekitar (76), meninggal dunia di dalam kamar tidurnya dengan posisi telentang,di dalam kamar korban petugas menemukan uang sebesar Rp1,2 juta diduga uang milik korban, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, diduga korban meninggal akibat sakit sesak nafas yang sudah lama di deritanya.
Atas kejadian ini, korban selanjutnya di bawa petugas ke RS.Bahyangkara Kota Tebingtinggi guna untuk dilakukan otopsi luar dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan petugas.( Erwan Tanjung )