Pemuda Ini Tewas Ditebas Didepan Anak dan Istrinya.

Irwansyah Putra Nasution - Sabtu, 04 Mei 2019 15:40 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201905/digtara-maluku-tewas-dibacok.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digtara.com | AMBON – Aksi sadis dilakukan sekelompok pemuda dari Desa Latu terhadap warga Desa Hualoy, Kecamatan Amalatu, Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. Korban Syamsul Lussy (38) ditebas dengan menggunakan senjata tajam (parang) di depan istri dan anaknya saat melintas jalan umum lintas Pulau Seram, kawasan hutan Desa Latu pada Sabtu, (4/5/2019) pukul 15.30 WIT.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes pol M Roem Ohoirat mengatakan peristiwa terjadi saat korban bersama istri serta anaknya menumpangi kapal cepat atau speedboat dari Lastetu menuju Hualoi. Namun, kapal yang ditumpangi terdampar disekitar perairan Hutan Desa Latu. Disaat itu, pemuda dari Desa Latu melihat korban dan langsung melakukan penganiayaan.

“Iya, kapal mati mesin sehingga terdampar, dan saat itu korban dilihat oleh pemuda setempat dan langsung dianiaya dengan menggunakan parang di depan keluarganya,” katanya.

Belum diketahui alasan penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas. Namun papar Roem diduga ada dendam lama karena kedua desa tersebut sering bertikai antar pemudanya. Korban sendiri sempat dibawa ke RSUD Piru 1 menggunakan mobil truk. “Korban tak dapat diselamatkan dan akhirnya tewas karena pendarahan, beberapa bagian tubuhnya terkena bacokan,” ucapnya.

Peristiwa ini diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat pada Polsek Amalatu. Sebelumnya, kedua Desa terlibat pertikaian pada bulan Maret lalu dimana dua pemuda dari kedua Desa meninggal dunia.

Untuk mengantisipasi serangan susulan, Roem menjelaskan pihaknya sudah menugaskan petugas gabungan dari TNI dan Polri untuk berjaga diperbatasan. “Kapolres sudah memimpin pasukan gabungan dari Polri dan TNI ditambah pasukan Brimob,” tutupnya. (Put)

Editor
: Irwansyah Putra Nasution

Tag:

Berita Terkait

Kabar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kabar

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kabar

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kabar

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kabar

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kabar

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo