RE Nainggolan: Semua Pihak Menerima dengan Sukacita dan Lapang Dada Hasil Pemilu

Redaksi - Selasa, 21 Mei 2019 01:27 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201905/re-nainggolan-oke.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digtara.com | MEDAN – Pasca selesainya hasil rekapitulasi hasil Pemilu di Sumatera Utara. Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul dengan perolehan suara 3.936.515 (52,32 persen), sementara Prabowo-Sandiaga Uno dengan 3.587.786 suara (47,68 persen).

Ketua Umum DPP Nusantara Untuk Jokowi, RE Nainggolan, mengimbau kepada semua pihak menerima dengan sukacita dan berlapang dada mengenai hasil tersebut.

“Kita yakin, semua kandidat dalam Pilpres, juga para calon legislatif di semua tingkatan, putra-putri terbaik bangsa. Akan tetapi, rakyat Sumut sudah menjatuhkan pilihan. Itulah hasil yang harus kita terima dan hormati,” katanya.

RE Nainggolan menuturkan, yang tidak kalah penting untuk disyukuri adalah proses tahapan Pemilu di Sumut berjalan aman dan tertib, tanpa hambatan dan gejolak berarti.

“Saya kira, itu pantas mendapatkan apresiasi dari kita semua, yang merupakan buah kerja keras dari banyak pihak, terutama penyelenggara Pemilu, aparat pemerintahan, TNI dan Polri, serta seluruh warga Sumut,” tuturnya.

Menurut RE Nainggolan hal tersebut mencerminkan masyarakat sudah semakin dewasa dan matangnya masyarakat dalam berdemokrasi.

“Di satu sisi, kita akui dinamika Pilpres kali ini begitu dahsyat, namun secara umum masih dalam koridor yang positif. Malah hal itu mendorong tingginya partisipasi pemilih. Saya kira, bangsa yang besar ini layak mendapat aplaus untuk itu, dan makin menegaskan komitmen kita untuk konsisten memilih demokrasi,” ucapnya.

Bagi RE Nainggolan, pilihan bisa saja berbeda-beda, akan tetapi kecintaan kita kepada Sumut dan bangsa secara umum sama besarnya.

“Justru dalam perbedaan itu ada dinamika dan kompetisi sehat, namun tetap dalam kerangka kebersamaan dan keutuhan bangsa, dalam bingkai NKRI sebagai pilihan final kita sebagai bangsa,” ujarnya.

Selain itu, RE. Nainggolan menilai tidak ada halangan yang berarti selama proses pencoblosan hingga selesainya penghitungan dan rekapitulasi suara saat ini.

“Sumut masih dengan wajahnya yang dulu, dinamis namun tetap harmonis. Luar biasa,” terangnya.

RE Nainggolan juga berpesan, agar karakter hebat itu tetap dipertahankan dan menjadi ciri Sumut yang penuh kebhinekaan.

“Pilpres telah usai. Mari kembali bergandengan tangan, menjadi satu bangsa yang utuh. Kita rajut kembali persaudaraan. Mari kita semua mendukung hasil pemilu, menghilangkan sekat dan kubu-kubu karena pada akhirnya semua pihak punya cita-cita yang sama, demi kemajuan Indonesia,” pesannya.

RE Nainggolan menambahkan, Pemilu pada tahun ini memang agak berbeda dan lebih rumit dibanding Pemilu sebelumnya, namun hal tersebut dapat diselesaikan dengan baik oleh para penyelenggara Pemilu.

“Tentu saja ada hal-hal yang perlu dievaluasi untuk mendapatkan perbaikan di masa-masa mendatang, namun sekali lagi secara umum semua berjalan dengan baik,” tambahnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kabar

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Kabar

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Kabar

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kabar

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Kabar

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Kabar

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa