Polisi ‘Pukul Mundur’ Massa Aksi di Jalan Wahid Hasyim

Redaksi - Selasa, 21 Mei 2019 18:33 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201905/massa-22-Mei.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digtara.com | JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, ‎Irjen Gatot Edy Pramono turun langsung ke lokasi kericuhan. Berdasarkan pantauan Gatot Edy tiba di Jalan Wahid Hasyim sekira pukul 00.35 WIB dan langsung bergabung dengan pasukannya.

Pihak kepolisian berhasil memukul mundur massa aksi yang masih bertahan di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Polisi berhasil memukul mundur massa aksi yang ada di Jalan Wahid Hasyim hingga ke arah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Tak hanya di Jalan Wahid Hasyim, massa aksi juga masih ada yang bertahan di pertigaan Sabang. Pihak kepolisian masih melakukan pengamanan di dua titik massa aksi tersebut.

‎Sebelumnya, kericuhan antara massa aksi dengan pihak kepolisan sempat terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada malam hari ini. Pihak Kepolisian menga‎mankan sejumlah massa aksi.

“Saya belum tahu (jumlahnya). Ini masih diamankan nanti diamankan ke Polda,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Harry Kurniawan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019), malam.

Harry menjelaskan awal mula kejadian bentrokan. Awalnya, kata Harry, demonstrasi berjalan baik hingga dibubarkan pada pukul 21.00 WIB. Kemudian, masih terapat puluhan massa aksi yang bertahan di depan Gedung Bawaslu untuk menyuarakan aspirasinya.

Selanjutnya, sambung Harry, terdapat sejumlah massa aksi yang membuat provokasi dengan merusak barrier (kawat berduri) yang terpasang di depan Gedung Bawaslu. Alhasil, Polisi kembali turun tangan dan membubarkan massa aksi tersebut.

“Dari tadi kita kan udah damai aman tiba-tiba ada maasa saya belum tahu dari mana ini ya. Dari tadi mancing terus merusak barrier mancing-mancing terus. Ya sudah kita lakukan upaya karena masyarakat kalau semakin malam masyarakat juga yang mengenai kendaraan tadi udah lewat akhirnya diganggu-ganggu. Ya sudah kita bubarin semua,” tuturnya.

Sekadar informasi, sejumlah massa sempat berkumpul di depan Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, sejak siang hingga Selasa malam. Massa tersebut berkumpul setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara Pemilu, pada 21 Mei 2019, dini hari.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kabar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kabar

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kabar

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kabar

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kabar

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kabar

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo