Plang Tarif Parkir di Tebingtinggi Beda-Beda Bikin Resah Masyarakat

- Kamis, 13 Juni 2019 07:16 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201906/plang.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digtara.com | TEBINGTINGGI – Terkait adanya keberadaan plang tarif retribusi parkir di kota Tebingtinggi yang berbeda-beda,yang di temukan di sejumlah kawasan Jalan Kota Tebingtinggi, dinilai membuat masyarakat Tebingtinggi sangat resah.Kamis (13/6/2019).

Pantauan Digtara.com. Di ruas inti Kota Tebingtinggi seperti di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Jalan Suprapto, Jalan Sudirman dan Jalan KF Tandean kota Tebingtinggi,dimanan terlihat ada dua jenis papan plang tarif parkir yang berbeda milik Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi,yang jarak berdirinya papan plang tarif parkir selisih beberapa meter saja,baik itu yang lama aku yang baru.

Ketika di konfirmasi wartawan di lokasi menurut salah seorang pengendara sepedamotor yang namanya tidak mau di sebutkan mengataka, dirinya sangat heran melihat adanya keberadaan 2 papan plang tarif parkir dengan harga yang berbeda,karena berdasarkan plang retribusi yang dilihatnya, tarif parkir untuk kendaraan roda dua dikenakan Rp 500/sekali parkir, Akan tetapi pihak juru parkir (Jukir) meminta Rp 1.000.

“Memang saya lihat pada plang tarif retribusi pelayanan parkir sesuai Perda No 6 Tahun 2011 tertulis, untuk R2 Rp 500/sekali parkir, R4 Rp 1.000 dan R6 Rp 5.000/sekali parkir.

Sedangkan, dalam plang lainnya (Perda No 1 Tahun 2018 tentang retribusi daerah), untuk R2 Rp 1.000/sekali parkir, R4 Rp 3.000 dan R6 Rp 10.000, Tapi kenapa saya langsung diminta tukang parkir Rp 1.000 tanpa memberi karcis dan alasan yang jelas, Hal ini tentu membuat masyarakat jadi resah dan kebingungan,” ucaprnya.

Dari situasi yang dilihatnya dilokasi, dirinya sangat mengharapkan agar Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi, dapat membenahi keberadaan plang pelayanan informasi dengan baik. Terkait tarif parkir yang berbeda-beda, sehingga untuk kedepannya masyarakat kota Tebingtinggi tidak resah atau tidak bingung saat melakukan pembayaran kepada petugas parkir.

Saat di konfirmasi Digtara melalui via seluler dan WhatsApp terkait papan plang tarif parkir yang berbeda-beda, Kadis Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi, Syafrin Efendi Harahap, tidak bisa di hubungi atau tidak menjawab dan juga tidak membalas Whatsappnya.

Warga meminta kepada wali kota Tebingtinggi H.Umar Zunaidi HSB agar menegur kadis dinas Perhubungan,untuk bisa menata plang tarif parkir dengan baik,supaya masyarakat kota Tebingtinggi tidak resah dengan keberadaan plang tarif parkir yang berbeda-beda.(win)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Kabar

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Kabar

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Kabar

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kabar

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Kabar

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Kabar

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa