digtara.com | AMBON – Isak tangis ribuan warga pecah saat menyambut jenazah Karlina Syarif, istri dari Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler, di rumah kediaman mereka di kawasan Galunggung, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Kamis (13/6/2019).
Karlina sebelumnya dibawa dari Amsterdam, Belanda setelah meninggal dunia di sana pada 10 Juni 2019 lalu. Jenazah tiba di Bandara Pattimura, Kota Ambon sekitar pukul 15:00 WIT dan tiba di rumah duka sekitar pukul 16:30 WIT.
Sebelum dikebumikan, pemerintah Kota Ambon melakukan upacara yang dirangkai dengan pembacaan riwayat hidup almarhumah sekaligus penghormatan terakhir dan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Upacara duka ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.
“Almarhumah sangat berjasa bagi warga Kota Ambon melalui kerja sosial yang dilakukannya. Beliau setia mendampingi suaminya, baik susah maupun senang. Kita telah kehilangan perempuan hebat, Warga Ambon berduka,” kata Richard.
Menurut, almarhumah merupakan sosok sederhana dan rendah hati. Beliau juga terkenal di semua kalangan sangat baik. “Almarhumah sosok wanita hebat yang selalu setia mendampingi suami dan aktif menjalankan misi sosial sehingga kepergiannya merupakan duka bagi warga Ambon,” tutur Richard.
Sebelum dikebumikan, Walikota Ambon menyerahkan jenazah almarhumah ke pihak keluarga untuk selanjutnya di sholatkan dan dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) kawasan Kebun Cengkih, Kota Ambon.
Dalam riwayat hidup yang dibacakan dala upacara tersebut, Almarhumah Iffah Syarif sempat selama masa hidupnya meniti karir pada PT Taspen Ambon tahun 1989-1995. Sedangkan riwayat organisasi, almarhumah menjabat sebagai wakil ketua tim penggerak PKK Kota Ambon saat suaminya Syarif Hadler menjabat Wakil Walikota Ambon masa bakti 2001-2006.
Pada tahun 2004 – 2016, beliau dipercayakan sebagai ketua WPP Kota Ambon dan ketua Majelis Ta’lim Maratussalihah pada kurun waktu yang sama. Pada tahun 2011 – 2016, almarhumah juga dipercayakan sebagai Bendahara DPC PPP Kota Ambon.
Dan pada 2017 sampai sekarang kembali menjabat wakil ketua penggerak PKK dan juga ketua Laski Kota Ambon setelah sang suami Syarif Hadler dalam karir politiknya terpilih sebagai Wakil Walikota Ambon dalam masa bakti 2017 – 2022. Almarhuma juga dipercayakan sebagai bendahara Himpunan Keluarga Maluku Utara.
Sebelum wafat, almarhumah jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit Medical Centre Amsterdam pada 8 Juni 2019 hingga kemudian menghembuskan nafas terakhir pada 10 Juni 2019 pukul 15.20 Waktu Amsterdam.
Almarhumah wafat pada usia 55 Tahun. Pada usia tersebut, almarhumah meninggalkan suami tercinta Syarif Hadler dan tiga orang anak yakni Radiah Syafira Syarif yang telah menikah dengan Muhammad Fauzi Burhan, sedangkan anak kedua adalah Muhammad Aulia Syarif serta yang terakhir Farihin Fadilah Syarif.