digtara.com | SIBOLGA – Mobil truk tangki Pertamina dengan nomor polisi BB 9999 SN terperosok ke dalam parit yang berada di pinggir jalur lintas Sibolga-Tapanuli Tengah, tepatnya di wilayah perbukitan Panomboman, Kota Sibolga pada Jumat (14/6/2019).
Informasi yang dihimpun, mobil tangki tersebut awalnya melaju dari arah Sibolga menuju Tapteng dengan kecepatan tinggi. Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba sebuah mobil minibus yang ada di depan mobil tangki mengurangi kecepatan secara tiba-tiba.
Sopir mobil tangki beranam Ramses Tampubolon pun membanting stri ke arah kiri untuk mengelakkan mobil yang ada di depannya. Namun ternyata di sebelah kiri ada parit, dan truk yang dibawanya terperosok ke dalam parit.
“Saya dengar suara dentuman yang kuat. Sewaktu saya lihat ternyata mobil tangki terperosok dengan ban kiri berada di dalam parit. Kata warga disini tadi memang mobil tangki itu ngebut,”terang Purba (52), salah seorang warga.
Sementara sang sopir, Ramses menuturkan, ia terpaksa banting setir karena takut ada korban jiwa, jika ia tidak mengambil tindakan tersebut.
“Saat melaju, saya lihat tiba-tiba mobil yang keluar garasi mobil, dengan kondisi melaju yang agak cepat, saya lakukan ini lah, Dari pada saya tabrak mobilnya hancur, orangnya pun mati dan saya pun masuk penjara. Bagus saya mengalah dan saya langsung banting setir ke arah parit,” terangnya.
Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, hanya saja mobil truk tangki mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian kepala truk. Sedangkan muatan yang ada di dalam tangki dipindahkan ke truk tangki yang lain untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Insiden tersebut kini telah ditangani pihak kepolisian dari Polres Sibolga.
[AS]