digtara.com | TEBING TINGGI – Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengeluhkan seringnya terjadi padam listrik di wilayah mereka. Kondisi itu telah membuat pelayanan administrasi kepemerintahan menjadi tidak maksimal.Seperti pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di Jalan Gunung Leuseur, Kota Tebing Tinggi.
Aktifitas pencetakkan Kartau Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan urusan-urusan kependudukan serta kecatatan sipil lainnya sering terganggu karena listrik padam. Akibatnya, masyarakat harus bolak-balik ke kantor tersebut untuk mendapatkan pelayanan.
“Masyarakat mengeluarkan biaya lebih banyak untuk satu urusan. Karena mereka harus bolak-balik. Pelayanan tidak bisa dilakukan saat listrik padam. Jadi kalau pagi mereka datang, sore harus datang lagi untuk mengambil dokumen yang diinginkan,”ujar Fahri, Plt Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tebing Tinggi, Senin (17/6/2019).
Plt Kepala Disdukcapil Tebing Tinggi, Fachry (erwan/digtara)
Fahri mengaku mereka sudah menyiapkan mesin generator listrik sebagai cadangan jika listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) padam. Namun menurutnya upaya tersebut belum maksimal.
“Tapi pelayanan tidak sebaik jika listrik tidak padam,”tukasnya.
Supervisor Teknik PLN Tebing Tinggi, Arif A Karca, membenarkan adanya pemadaman listrik yang dilakukan di beberapa titik di Tebing Tinggi. Pemadaman dilakukan secara bergantian untuk pemeliharaan jaringan listrik.
Supervisor Teknik PLN Kota Tebing Tinggi, Arif Karca (erwan/digtara)
“Iya benar, kita sedang adakan pemeliharaan jaringan dan juga pemotongan ranting-ranting pohon yang melintas di jaringan kabel kita,”tukasnya.
[AS]