Murad Ismail Minta Tiga Kementerian Kirim Utusan Untuk Jadi Pejabat di Maluku

- Senin, 24 Juni 2019 12:25 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201906/WhatsApp-Image-2019-06-24-at-18.59.00.jpeg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | AMBON – Gubernur Maluku, Murad Ismail, telah menyurati tiga menteri Kabinet Kerja untuk meminta utusan mereka mengisi jabatan kepala di tiga organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Maluku.

Tiga Menteri yang telah disurati yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hardi Mulyono; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignatius Jonan; serta Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Murad mengatakan, ia terpaksa menyurati ketiga menteri itu lantaran minimnya sumber daya manusia (SDM) para aparatur sipil negara (ASN) di Maluku untuk mengisi ketiga posisi pimpinan di OPD tersebut.

“Assessment dari esselon III ke II sudah kita lakukan. Tetapi sejauh ini tidak ada perubahan. Yang ada hanya orang-orang itu saja, sehingga dilakukan penyesuaian dan dievaluasi lagi,” kata Murad, Senin (24/06/2019).

Dirinya meminta agar dalam waktu dekat, tiga utusan dari Kementerian bisa didatangkan.

“Saya sudah minta ke tiga menteri untuk dalam waktu dekat mengirim utusannya menjadi Kepala Dinas di Maluku. Itu sementara saja untuk membantu menata Maluku ke depan,” jelasnya.

Menurutnya, apa yang dilakukannya itu tentu ada untungnya. Terutama PUPR, bisa serap dana-dana yang ada di kementerian, apalagi dengan Balai juga, ada hubungan dekat.

Sedangkan untuk Menteri ESDM sudah disurati dan tanda tangan terkait program sumur-sumur air bersih, khusus diperuntukan bagi Kabupaten/Kota yang kekurangan air bersih. Untuk Menteri Pariwisata, juga sudah disurati.

“Koordinasi dengan tiga menteri terus filakukan, bahkan Mereka minta Saya buat usulan untuk sementara. Tetapi, itu assessment, untuk sementara yang terbaik disana seperti sumber daya manusia di kementerian PUPR, Pariwisata dan ESDM,” cetusnya.

[AS]


Tag:

Berita Terkait

Kabar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kabar

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kabar

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kabar

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kabar

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kabar

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo