Presiden-Wapres Terpilih harus Mengayomi Semua Pihak

- Senin, 01 Juli 2019 02:32 WIB

Warning: getimagesize(https://www.digtara.com/cdn/uploads/images/201907/Jokowi-Maruf-Resmi-Ditetapkan-Menjadi-Presiden-dan-Wakil-Presiden-Terpilih.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

JAKARTA – Pasca penetapan Presiden-Wakil Presiden terpilih oleh KPU. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid berharap kepada Presiden-Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin untuk segera mengambil sikap terkait polarisasi yang ada di masyarakat Indonesia setelah berlangsungnya Pilpres 2019 lalu.

Sebab, tak dapat dipungkiri akibat pesta demokrasi itu menghasilkan sedikit ketegangan di kehidupan masyarakat.

“Kami berharap beliau akan mengayomi semua pihak, tidak membedakan suku dan golongan. Karena hakekat dari sebuah kepemimpinan itu adalah untuk kesejahteraan dan kemaslahatan semua masyarakat,” kata Zainut Senin (1/7/2019).

Menurut dia, jabatan yang akan diemban kedua tokoh itu merupakan sebuah amanat dari seluruh rakyat Indonesia. Sehingga, janji-janji yang pernah terlontar saat kampanye lalu harus ditunaikan dan dibuktikan tak hanya kepada para pendukungnya, melainkan kepada 200 juta lebih penduduk Indonesia.

“Jabatan yang beliau emban harus dimaknai sebagai amanah dari seluruh rakyat Indonesia yang harus ditunaikan dengan penuh tanggung jawab, jujur dan adil demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang maju, makmur, sejahtera, bahagia lahir dan batin, serta penuh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT,” ujarnya.

Zainut tak lupa juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kepada para penyelenggara pemilum, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang telah melaksanakan gelaran pesta demokrasi secara jujur dan adil.

“Selain itu juga kepada TNI/Polri dan semua pihak yang ikut terlibat dalam penyelenggaraan pemilu, sehingga dapat terselenggara dengan lancar, tertib, aman dan damai,” katanya.


Tag:

Berita Terkait

Kabar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kabar

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kabar

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kabar

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kabar

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kabar

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo