Alami Masalah Teknis, Garuda Indonesia Angkut Jemaah Haji Terpaksa Putar Balik

- Kamis, 18 Juli 2019 01:56 WIB

Warning: getimagesize(https://www.digtara.com/cdn/uploads/images/201907/jemaah-haji-GI.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Digatar.com | JAKARTA – Pesawat Garuda Indonesia pengangkut 455 jemaah haji Indonesia asal kloter Ujung Pandang (UPG) 14 terpaksa putar balik dikarenakan mengalami masalah teknis. Kondisi ini membuat pesawat harus kembali ke bandara asal Sultan Hasanudin, Makassar usai terbang dua jam.

Pesawat tersebut rencananya mengantarkan jemaah haji menuju Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz di Madinah.

Berdasarkan pihak laporan Maskapai Garuda Airlines yang diterima Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, pesawat tipe Boeing 747-400 itu mengalami kerusakan hidrolik leaking oil (nose gear) di bagian roda.

Menurut Kepala Seksi Kedatangan dan Keberangkatan Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Cecep Nursyamsi mengakui kondisi ini baru pertama kali terjadi.

“Ini tidak membahayakan, tapi karena mempertimbangkan keselamatan penumpang, maka diputuskan kembali ke embarkasi keberangkatan,” ungkpanya.

Dia menjelaskan, pesawat awalnya terbang (take off ) dari Bandara Sultan Hasanudin Makassar sekitar pukul 19.00 Wita. Namun usai dua jam terbang, baru diketahui adanya gangguan teknis di bagian roda pesawat.

Di mana Kru pesawat kemudian menginformasikan kepada jemaah jika pesawat akan putar balik ke Makassar. Pesawat mendarat di Bandara Makassar sekitar pukul 02.30 Wita. Jemaah haji kemudian diminta turun dan masuk ke ruang tunggu.

“Jemaah ditempatkan di gate internasional selama menunggu proses penanganan GA 1114 untuk laik terbang,” paparnya.

Pergantian pesawat pun tidak dilakukan karena diprediksi hal ini justru akan membuat jemaah lebih lama menunggu. “Karena bisa jadi pesawat cadangan ada di lokasi lain,” jelas dia.

Sekitar dua jam lamanya pesawat menjalani pemeriksaan dan perbaikan. Saat dipastikan pesawat dalam kondisi baik, jemaah kembali diminta masuk ke dalam pesawat untuk berangkat menuju Madinah.

“Sekitar pukul 06.00 Wita, pesawat kembali diterbangkan. Dan sudah sampai di Madinah pukul 11.28 waktu Arab Saudi dengan selamat,” terangnya.

Dia memastikan peristiwa tersebut tidak mengganggu jadwal keberangkatan jamaah haji dari kloter atau embarkasi lain dari Tanah Air ke Tanah Suci. Persiapan hanya dilakukan petugas yang menyambut jemaah haji di Bandara Madinah. Sesuai aturan penumpang pesawat mendapatkan kompensasi bila penerbangannya mengalami keterlambatan.

Sesuai kontrak pada penerbangan haji, maskapai harus memberikan makanan ringan jika keterlambatan mencapai 4 sampai 6 jam. “Jika lebih dari 6 jam, menyiapkan akomodasi dan makan,” tambahnya.[kontan]


Tag:

Berita Terkait

Kabar

Pembimbing Haji Dituntut Tak Hanya Paham Ibadah, tapi Juga Mampu Redam Konflik

Kabar

Kena Serangan Jantung, Jemaah Haji Asal Tegal Jateng Wafat Setiba di Madinah

Kabar

PP Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Penyembelihan Dam Boleh di Tanah Air, Kemenhaj Sambut Baik

Kabar

Kemenhaj Pastikan Perlindungan Jemaah Mulai Kesehatan Hingga Persoalan Hukum dari Arab Saudi Hingga Tanah Air

Kabar

Penuhi Asupan Pangan Berkualitas Jemaah Haji 2026, Menhaj Inisiasi Program Beras Haji Nusantara

Kabar

Wamenhaj Dahnil; Naik Haji Pakai Uang Korupsi Haram!, Dorong Fatwa MUI Soal Fikih Haji