digtara.com | AMBON – Mahasiswa asal Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, yang tergabung dalam Perhimpunan Pemuda Pelajar Wetar dan Lirang (P3WL), menggelar aksi unjukrasa di Pusat Kota Ambon, Senin (29/7/2019).
Mereka meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakomodir keterwakilan putra-putri terbaik Maluku di jajaran Kabinet Kerja Jilid II yang akan membantu presiden untuk periode lima tahun ke depan.
Koordinator Aksi P3WL, Habel Matea. menyebutkan, putra Maluku harus dapat diakomodir dalam jabatan menteri.
Sejauh ini belum ada pergerakan yang dilakukan oleh elemen masyarakat terutama pemuda di Maluku untuk memperjuangkan perwakilan Maluku masuk dalam Kabinet Kerja jilid II dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
Untuk itu, pihaknya merasa berkepentingan untuk memulai pergerakan tersebut. Dalam aksi itu, dia mempertanyakan apakah ada masalah dengan sumber daya manusia di Maluku, sehingga tidak pernah duduk dalam jabatan Menteri.
“Apakah orang Maluku tidak punya kecerdasan? Apakah orang Maluku harus bersikap seperti Papua dulu baru dapat jabatan ?,†tegasnya.
Kata dia, Maluku memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang cukup melimpah dibandingkan daerah lain di Indonesia. Namun tidak pernah dianggap. Bahkan, semua SDA di Maluku hanya diambil dan dibawah lari keluar Maluku.
“Jika tuntutan kami tidak digubris, maka kami akan meminta suaka politik dari luar negeri,â€tandasnya.
[AS]