Polisi Tembak Mati Begal Sadis di Medan

- Senin, 29 Juli 2019 09:01 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/images/201907/polisi-tembak-mati-begal-sadis-di-medan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | MEDAN – Polisi menembak mati seorang terduga pelaku begal yang disebut kerap berlaku sadis terhadap korbannya. Dkia adalah MIF alias Irfan (30), warga Jalan Pasar VII, Dusun Kenanga, Kelurahan Sambi Rejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara.

Irfan ditangkap pada Sabtu 27 Juli 2019 kemarin. Saat ditangkap, ia melakukan perlawanan sehingga harus dilumpuhkan dengan tembakan. Polisi mengarahkan tembakan ke bagian perut, hingga Irfan tewas.

“Saat akan kita tangkap, yang bersangkutan mencoba melawan dan hendak menyerang anggota kita. Sehingga kita berikan tindakan tegas terukur dengan tembakan. Korban meninggal dunia,”sebut Kapolrestabes Medan, KBP Dadang Hartanto didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Senin (29/7/2019).

Dadang menjelaskan, Irfan diburu Polisi setelah mendapatkan laporan aksi pembegalan di Jalan Benteng Hilir, Kelurahan Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, pada Kamis 25 Juli 2019 sekitar pukul 06:00 WIB.

Korbannya, Fatimah Sari (38) warga Jalan Ismail Harun, Benteng Hilir, Bandar Khaliphah. Saat dibegal, korban tengah melintas di lokasi kejadian untuk pergi ke pasar guna berbelanja.

“Saat itu pelaku bersama dua orang rekannya. Mereka lalu menyenggol korban hingga terjatuh, lalu menodongkan senjata tajam dan mengambil sepeda motornya. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian uang tunai senilai Rp.25 juta, sedangkan sepeda motornya yang sempat dibawa pelaku, berhasil kita temukan dan sudah kita kembalikan ke pemiliknya,”papar Dadang.

Dadang lebih lanjut mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap dua rekan pelaku yang terlibat dalam aksi pembegalan itu. Dadang meminta agar keduanya segera menyerahkan diri, atau akan ditindak tegas oleh Polisi.

“Untuk terduga pelaku yang tewas, saat ini masih berada di RS Bhayangkara Medan. Setelah kebutuhan untuk penyelidikan selesai, kita akan kembalikan ke keluarganya,”tandas Dadang.

[AS]


Tag:

Berita Terkait

Kabar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kabar

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kabar

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kabar

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kabar

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kabar

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo