Digtara.com | JAKARTA – Seorang pelaku IM (30) penyerang anggota Polsek Wonokromo Densus diduga teroris yang terafiliasi dengan ISIS. Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, warga Madura pelaku penyerangan dua anggota Polsek Wonokromo, Jawa Timur.
“Ya sedang di dalami (terkait jaringan ISIS) oleh tim Densus,” kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.
Dirinya masih enggan menjelaskan lebih detail sosok IM. Diduga, IM tidak bekerja sendirian dalam melancarkan aksi penyerangan tersebut. Tim densus 88 masih mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam aksi penyerangan tersebut.
“Masih di dalami (soal keterlibatan pihak lain). Nanti kalau sudah ada rilis resmi dari densus baru disampaikan,” ucapnya.
Saat ini, tim densus masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap IM. IM diamankan tim densus setelah melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polsek Wonokromo pada Sabtu, 17 Agustus 2019.
Pihak kepolisian menemukan sejumlah barang bukti dari tas pelaku. Barang bukti tersebut berupa, air softgun, celurit, ketapel, dan sejumlah logo ISIS.[oke]