Digtara.com | AMBON- Gubernur Maluku, Murad Ismail menegaskan jika dirinya bakal melakukan sidak terhadap ASN yang pagi-pagi berkeliaran di rumah kopi maupun di jalanan.
Hal ini kata dia dikarenakan banyak ASN yang ketika pagi hari lebih memilih nongkrong di rumah kopi dan berkeliaran di luar kantor, padahal masih jam kerja.
Dihadapan para pejabat lingkup Pemprov Maluku, Murad mengungkapkan jika setiap pagi dirinya kerap bersepeda monitoring para ASNnya.
“Saya ingatkan kepada OPD untuk tidak lagi bermain-main. Saya sudah mulai berlari-lari 100 meter, kalian masih duduk kopi-kopi di Lela, di Joas. Saya selalu pagi-pagi bersepeda lewat Lela, kalau nggak ada mobil dinas, saya nggak masuk, kalau ada baru saya masuk. Orang kerja pagi-pagi di Lela. Nanti sekali-sekali kali saya sidak alau pagi-pagi saya lihat ASN masih berkeliaran,”ucapnya dihadapan pejabat Lingkup Pemprov Maluku saat berikan sambutan pada acara pengambilan sumpah sekaligus pelantikan Penjabat Sekda Maluku di aula lantai tujuh kantor Gubernur Maluku, Ambon, Senin (2/9).
Kata Gubernur, jika pagi-pagi ASN sibuk ngopi di rumah kopi dan berkeliaran di luar kantor, maka pelayan publik dan pelayanan dasar kepada masyarakat terhambat.
“Kepala daerah masuk jam berapa saja bebas, kalian kalau masuk terlambat, pelayanan publik, pelayanan dasar terhambat terutama masalah kesehatan dan pendidikan jangan sampai masyarakat kita tidak terlayani dengan baik,”tandasnya.