Digtara.com | MEDAN – PT Pertamina Marketing Operation Region I menggelar pelatihan keselamatan kerja kepada ratusan petugas stasiun pengisian bahan bakar umum di Sumatra Utara.
Dalam keterangan resminya, Rabu (11/9/2019), Pertamina MOR I menyatakan telah memberikan pelatihan Aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) dan Penanggulangan Kebakaran kepada para petugas SPBU.
“Pelatihan ini ntuk lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola K3 di SPBU,” kata Toni Pradana, Sales Executive Pertamina MOR I.
Pertamina MOR I melaksanakan pelatihan di kantornya pada 2-12 September 2019 terhadap 540 operator dan pengawas SPBU di wilayah Sumut. Dalam pelatihan para peserta diberikan pemahaman teori dan praktek.
Lebih rinci Toni menjelaskan, pihaknya melaksanakan pelatihan ini setiap tahun meliputi materi tentang Keselamatan Operasi Penerimaan serta Penimbunan dan Penyaluran BBM di SPBU. Selain itu diberikan juga materi mengenai Sistem Ijin Kerja Aman di SPBU serta Pemeliharaan Sarfas SPBU.
Peserta juga memeraktekkan pengetahuan mereka dalam menanggulangi kebakaran hingga menggunakan alat pemadam api ringan. Dalam pelatihan dilakukan juga sosialisasi standar pelayanan SPBU “Pertamina Way”.
Lebih lanjut Toni menyatakan, pihaknya menggelar pelatihan ini sekaligus untuk memastikan kualitas pelayanan dan fasilitas yang ada di SPBU, sesuai dengan standar. Mengacu pada lima elemen yang dimiliki Pertamina Way.
Yaitu pelayanan staf yang terlatih dan bermotivasi, jaminan kualitas dan kuantitas dan peralatan yang terawat. Kemudia format fisik yang konsisten serta penawaran produk dan pelayanan bernilai tambah dengan operator yang selalu menerapkan salam, senyum dan sapa.
“Melalui pelatihan berkala ini kami harap para operator makin sadar, terampil dan konsisten mengelola aspek K3 di SPBU serta makin percaya diri mengajak konsumen menerapkan aspek K3,” tambah M. Roby Hervindo, Unit Manager Communication Pertamina MOR I.
Menurut dia, faktor kesehatan dan keselamatan kerja (K3) selama ini selalu menjadi fokus Pertamina dalam melaksanakan kegiatan operasi. Karena itu, penerapan standar operasi K3 menunjukkan tren positif dengan berkurangnya insiden kecelakaan kerja.
Hingga September 2019, Pertamina MOR I mencatat tidak ada insiden kecelakaan kerja di seluruh SPBU di wilayah Sumut. Pada tahun lalu terjadi dua kali insiden kecelakaan kerja di SPBU di Sumut.
“Sesuai data kami, 50 persen penyebab insiden K3 di SPBU adalah akibat faktor manusia,” ujar Roby.
Yakni berupa perilaku konsumen yang tidak aman saat melakukan pengisian BBM di SPBU, maupun ketidakpatuhan pada prosedur standar.