Digtara.com | KUPANG – Dewi Regina Ano (24), ibu bayi kembar yang terbunuh dikamar nya mulai pulih dari sakit. Ia sudah menjalani operasi di RSU SK Lerik Kota Kupang pada Sabtu (7/9) lalu.
Imanuel Ano ayah korban yang ditemui di RSU SK Lerik Kota Kupang, Jumat (13/9) mengaku kalau ia belum menghubungi Obir Masus pasca peristiwa ini. Demikian pula Obir Masus tidak menghubungi Imanuel Ano setelah membawa jenasah bayi kembarnya ke kampung halaman untuk dimakamkan.
Dewi Regina Ano juga sudah mulai pulih. Plester luka pada bagian perut sudah mulai dibuka dan tersisa plester pada leher nya.
Dewi Regina Ano pun sudah mulai berkomunikasi dengan kerabat yang menjaga nya. Saat sadar, Regina menanyakan keberadaan anak kembarnya.
Imanuel Ano yang menungguia nak nya ini hanya bisa menjawab kalau kedua anak kembar Dewi Regina Ano dititipkan di rumah kerabat mereka.
“Dia (Dewi Regina Ano) sudah mulai sadar dan bisa bicara. Tapi masih pakai bahasa isyarat yang susah kami pahami. Ia sempat menanyakan anaknya Angga dan Angkri Masus tapi kami belum berani berterus terang soal kematian anak kembarya,” ujar Imanuel Ano.
Tim medis di RSU SK Lerik Kota Kupang pun mengakui kalau Dewi dalam proses pemulihan. Selang oksigen pun sudah dilepas dan Dewi sudah bisa mengkonsumsi bubur walau dalam takaran terbatas.
Dewi sendiri dianjurkan untuk berlatih berjalan agar mempercepat proses penyembuhan luka dan berlatih bicara.
Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Kupang Kota Ipda Wayan Pasek Sujana, SH yang dkonfirmasi di kantor nya Jumat (13/9) mengakui kalau pihaknya segera memeriksa Dewi Regina Ano sebagai saksi.
“Baru komunikasi awal. Dewi masih dalam proses pemulihan sehingga kita belum bisa tanya lebih detail. Polisi masih menjaga dia di rumah sakit hingga pulih,” tandasnya.