Libur Naturu, Jumlah Penumpang di Bandara Pinangsori Turun 20 Persen

Redaksi - Kamis, 03 Januari 2019 09:09 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.digtara.com/uploads/2019/01/Bandara-FL-Tobing.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u398301689/domains/digtara.com/public_html/amp/detail.php on line 172

digtara.com | TAPTENG – Jumlah penumpang yang menggunakan angkutan udara dari dan ke Bandara FL Tobing, di Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tegah, Sumatera Utara, pada musim libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Naturu) lalu, mengalami penurunan sekira 20 persen.

Hal itu dikatakan Kepala Bandara FL Tobing, Farel Taripar Lumban Tobing melalui KTU Bandara, Bill Akbar Tanjung kepada digtara, Kamis (3/1/2019).

Menurut Bill, jumlah penumpang yang menggunakan jasa kebandaraandi Bandara FL Tobing pada musim Naturu lalu mencapai 6.651 penumpang. Turun 20persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 8.480 penumpang.

“Catatan kita per 2 Januari 2019, jumlahnya 6.651 penumpang. Sementara 2 Januari 2018, mencapa 8.480 penumpang,”jelasnya.

Kepala Tatausaha Bandara FL Tobing, Bill Akbar Tanjung

Penurunan itu, dipengaruhi karena keberadaan Bandara SisingamangarajaXII, di Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara yang kini telah berstatus sebagaibandara internasional. Dimana masyarakat kini lebih suka menggunakan jasa dibandara tersebut, karena lebih ekonomis akibat banyaknya pilihan maskapaipenerbangan dengan harga tiket yang lebih murah.

“Artinya kita tidak bisa pungkiri bahwa yang Silangititu mempengaruhi, Silangit kan murah. Natal dan tahun baru itu di TapanuliUtara banyak yang pulang kampung makanya pilihannya Silangit, sebelumnya kandari sini,”tukasnya.

“Sebenarnya, dari tahun ke tahun itu sama itu frekuensijumlah penumpang Lebaran dan Natal-Tahun Baru. Tapi kali ini Lebaran denganNatal tinggian Lebaran,” tambahnya

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang terjadi pada tahun sebelumnya pihak bandara bekerja sama dengan maskapai penerbangan menambah jam penerbangan, akan tetapi hal tersebut tidak dapat terpenuhi akibat frekuensi penumpang turun.

(Putma/AS)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Kabar

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Kabar

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kabar

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kabar

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Kabar

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kabar

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo