Digtara.com | MEDAN – Rahmadhan N Manik Warga Asal Medan yang menjadi Atlet ini mengatakan, ketika panjat tebing para aktifis atlet perlu memiliki fisik yang safety alat-alat keselamatan seperti kotak P3k dan beberapa perlengkapan seperti sarung tangan.
“Cedera itu sudah biasa dalam dunia atlet maka itu kita perlu kesiapan safety yang dapat menjaga keselamatan saat memanjat tebing, lantas beberpa point yang kita pegang dengan permukaan kasar sehingga dapat menimbulkan luka-luka, dan terpelecet jatuh,” katanya saat diwawancara di ajang kompetisi Kejuaraan Nasional Di Brimob, Jumat (1/2).
Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun mengalami cendera luka kita harus mampu melanjutkan perjalanan itulah seorang atlet yang profesional dia berkomitmen tidak menyerah untuk meraih keatas puncak.
“Jadi ketika sudah diatas puncak kita dapat melihat suasana alam yang sangat indah, jadi sepenuhnya aktifis atlet ini hanya lah sebuah hobi yang dapat dijadikan kegiatan jasmani melatih fisik dan mental,”ungkapnya.
Dia juga mengaku, bahwa 5 tahun lalu para aktifis atlet tidak berfungsi sehingga terkesan (mati suri), namun beberapa waktu ini mulai terlihat kembali salah satunya event kejurnas ini sendiri.
“Jadi melalui event-event seperti kejurnas ini dapat memotifasi kembali para aktifis atlet yang mulai fakum dan dapat menjadikan para generasi atlet terbaik di Sumut,” tambahnya.[Kartyk Bima/JNI]