digtara.com | MEDAN- Empat orang warga yang terlibat penganiayaan yang menewaskan Jarismen Saragih (21) akhirnya ditangkap polisi. Jarismen Saragih yang merupakan warga Dusun Sinar Gunung, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang tewas mengenaskan dengan sejumlah luka pada bagian tubuhnya setelah dikeroyok oleh para pelaku di Jalan Cemara, Gang Keadilan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sabtu (2/2/2019) lalu.
Empat orang yang ditangkap tersebut yani Dicky Pranoto alias Black (39) warga Jalan Cemara Pasar I, Lorong II Barat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Danu Indra alias Komeng (20) warga Jalan Cemara Pasar I, Lorong II Barat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Riki Sugiarto (25) warga Jalan Pancing, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung dan Muhammad Padli (23) warga Jalan Pancing II Budi Utomo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.
“Mereka merupakan orang-orang yang terlibat penganiayaan yang menewaskan korban,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto, Selasa (5/2/2019).
Dadang menjelaskan, selain 4 orang tersangka yang sudah ditangkap pihaknya masih mencari beberapa orang lainnya yang diduga ikut terlibat penganiayaan tersebut. Total saat ini ada 6 orang yang masih dalam pencarian mereka. Polisi mengimbau agar para pelaku tersebut menyerahkan diri kepada polisi.
“Kami mengimbau agar menyerahkan diri dan bersikap koperatif, berani berbuat harus berani bertanggungjawab,” pungkasnya.
Diketahui pengeroyokan terhadap Jarismen terjadi sesaat setelah yang bersangkutan menghadiri pelantikan pengurus OKP Ikatan Pemuda Karya di Lapangan Gajah Mada, Medan pada Sabtu (2/2/2019). Sepulang dari lokasi pelantikan, korban yang melintas dari Jalan Cemara tiba-tiba dicegat oleh sekelompok orang yang diduga dari OKP lain dan langsung mengeroyoknya hingga tewas.[JNI]