digtara.com | MEDAN – Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto mengatakan motif dibalik pengeroyokan yang menewaskan Jarismen Saragih (21) warga Dusun Sinar Gunung, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang hanya karena adanya pemahaman yang salah soal organisasi. Hal ini disampaikannya saat memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus penganiayaan anggota IPK tersebut oleh sekelompok warga di Jalan Cemara, Gang Keadilan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sabtu (2/2/2019) lalu.
“Penyebab penyerangannya adalah dianggap mereka melintas dan mengganggu,” katanya di Mapolrestabes Medan, Selasa (5/2/2019).
Kapolres menjelaskan, Jarismen Saragih merupakan anggota dari OKP Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang melintas dari lokasi kejadian. Jarismen sendiri melintas setelah sebelumnya dari lokasi yang sama kelompok mereka juga melintas.
“Sebelumnya memang ada kelompok dari OKP ini (IPK) yang melintas. Dan berikutnya melintas mereka (korban) sehingga menjadi sasaran,” sebutnya.
Polisi hingga saat ini masih terus melakukan penyelidikan atas kasus pengeroyokan yang menewaskan korban. Saat ini 4 orang pelaku sudah berhasil ditangkap dan polisi masih mencari 6 orang lainnya termasuk diantaranya seseorang berinisial Z.