digtara.com | TEBINGTINGGI – Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Atika Sapitri (22), warga Jalan Karya Gg Bambu, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan, Tebingtinggi, Selasa pagi (5/2/) sekira pukul 03:00 Wib ditemukan tewas gantung diri di pintu kamar mandi.
Berdasarkan informasi diperoleh wartawan di lokasi kejadian, sekira pukul 03.00 Wib. Awalnya sang suami korban (saksi), M.Sandi (29) terbangun dan tersentak dari tempat tidur karena tidak lagi melihat sang istri berada di sampingnya di atas kasur.
Merasa curiga, Sandi pun mencari istrinya ke seluruh sudut ruangan dan menemukan korban tengah tergantung di tiang pintu kamar mandi belakang, menggunakan sehelai kain panjang yang biasa dipakai untuk menggendong bayi.
Melihat posisi Atika masih bergoyang-goyang, saksi kemudian berusaha menurunkan tubuh isterinya ke lantai sambil berteriak minta tolong. Namun, setelah diturunkan, nyawa korban tidak dapat terselamatkan dan akhirnya meninggal dunia.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Rambutan, AKP. Henri Surbakti membenarkan kejadian tersebut. Dia pun menyebut, usai menerima laporan adanya peristiwa orang gantung diri, personel Polsek Rambutan, Polres Tebingtinggi dan Tim Inafis langsung turun ke lokasi kejadian.
“Dari hasil cek olah TKP dan keterangan beberapa saksi, korban tewas disebabkan karena bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya, menggunakan sehelai kain gendong yang diikat di tiang pintu kamar mandi yang ada di ruangan dapur.
Akan tetapi, motifnya belum diketahui secara pasti. Saat ini, korban juga telah dikebumikan oleh pihak keluarga,” ujar Kapolsek.
Reporter: Erwan Tanjung