digtara.com | MEDAN – Diduga depresi dikarenakan penyakit yang tak kunjung sembuh, seorang pemuda mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri hingga tewas.
Jasadnya ditemukan warga sudah tergantung dan tidak bernyawa di rumah pamannya yang berada di Jalan AR Hakim, Gang Kolam, Lorong Kumis, Pasar Merah Timur, Medan.
Informasi diperoleh Analisadaily.com, Senin (25/2), pria tersebut berinisial M Ichsan Ansari. Pemuda 30 tahun ini nekat mengakhiri hidupnya karena diduga sakit paru-paru yang dideritanya tidak sembuh-sembuh.
“Mendapat informasi dari masyarakat, petugas langsung turun ke lokasi kejadian dan setibanya di lokasi, petugas dan pihak keluarga langsung menurunkan korban yang masih tergantung,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu ALP Tambunan.
Berdasarkan keterangan ibu korban, Eliza (61), dirinya tidak ada firasat aneh yang ditunjukkan anaknya tersebut. Namun, terakhir dirinya bertemu dengan anaknya sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak pergi ke rumah pamannya.
“Tidak berapa lama, warga langsung heboh dan mengatakan bahwa anaknya sudah meninggal gantung diri. Rumah korban dengan pamanya tidak jauh,” ucap Tambunan.
Dari hasil pemeriksaan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Berdasarkan keterangan keluarga, nekat bunuh diri karena depresi akibat sakit paru-paru yang dideritanya tak kunjung sembuh,” sebutnya.
Dari lokasi, petugas mengamankan tali gorden yang digunakan untuk gantung diri.[w1n]